Berita Kaltim

LIPI Temukan Spesias Baru Ikan Lele di Sungai Mahakam, Mirip Ikan Lele atau Baung

Spesies baru ikan air tawar berjenis lele ditemukan di Hulu Sungai Mahakam Kalimantan Timur (Kaltim).

LIPI Temukan Spesias Baru Ikan Lele di Sungai Mahakam, Mirip Ikan Lele atau Baung
istimewa/ dinas perikanan tabalong
Ilustrasi-Pelepasan bibit ikan baung di Sungai Martapura Kalimantan Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Spesies baru ikan air tawar berjenis lele ditemukan di Hulu Sungai Mahakam Kalimantan Timur (Kaltim).

Spesies baru ikan lele yang ditemukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini  mirip ikan lele atau biasa disebut baung.

Penemuan ini merupakan kolaborasi penelitian mendiang Renny Kurnia Hadiaty, peneliti pusat penelitian Biologi LIPI, dan Ng Hoek Hee dari Natural History Museum Singapura.

Baca: Dicokok Saat Tunggu Pelanggan, Adi Simpan 231 Gram Sabu dan 100 Butir Ekstasi

Baca: Ganti Rugi Tanah Bendungan Tapin Dibayarkan, Dana Rp 14,9 Miliar Dikucurkan

Baca: Dukung Gubernur Kalsel Pecahkan Rekor Muri Karate Terbanyak, Tanbu Kirim 150 Karateka

Baca: Seri Indonesia Automodified (IAM) MB Tech Kalimantan Hadir di Banjarmasin, Ini Jadwal dan Tempatnya

Peneliti LIPI, Ilham Vemandra Utama, mewakili peneliti utama sebelumnya membantu menjawab perihal penemuan spesies terbaru bernama latin Leiocassis rudicula itu

Leiocassis rudicula ini merupakan jenis ikan lele-lelean anggota ketujuh genus Leiocassis dari family Bagridae.

Habitatnya hidup di sungai berarus deras dan jernih dengan substrat pasir atau kerikil.

Dijelaskan Ilham bahwa dimaksud sejenis lele-lelean atau catfish yang luas spesiesnya.

"Kayak jenis lele atau baung (yang) orang umum sebut(kan) biasanya, makanya kami sampaikan ikan lele-lelean itu. Sebenarnya ikan ini masih dalam kelompok lele, lele yang umum kita kenal, atau masih berkerabat, meskipun sudah berbeda tingkat famili," tutur Ilham.

Mengenai nama lokal dari spesies yang baru diidentifikasi ini, LIPI belum mengetahui nama lokal atau panggilan masyarakat daerah tersebut terhadap ikan ini. Sehingga dalam publikasinya, belum disebutkan nama lokal spesies ini.

Dikatakan Ilham bahwa penemuan Leiocassis rudicula ini sendiri dimulai dari eksplorasi para peneliti berdasarkan tahun 2008, 2009, 2010.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved