Berita Kabupaten Banjar

Sikapi Aspirasi Wali Murid tentang Angkutan Pelajar, Dishub Banjar Akan Lakukan Langkah ini

Aspirasi kalangan masyarakat terutama wali murid agar angkutan pelajar digratiskan seterusnya, direspons Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar,

Sikapi Aspirasi Wali Murid tentang Angkutan Pelajar, Dishub Banjar Akan Lakukan Langkah ini
RIJA RUSADI UNTUK BPOST GROUP
Aktivitas bus angkutan sekolah (Bungas) di Kota Martapura. Kalangan pelajar terbantu oleh pengoperaian bus khusus pelajar ini. 

- Aspirasi kalangan masyarakat terutama wali murid agar angkutan pelajar digratiskan seterusnya, direspons Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Perhubungan Darat, Dishub Banjar, Rija Rusadi, mengakui adanya keinginan wali murid agar operasional angkutan pelajar tersebut digratiskan.

"Semua usulan, saran pendapat tentu kami tampung. Ini kan masih berjalan masa ujicobanya selama dua bulan sejak mulai operasional 30 Juli 2010 lalu. Akhir bulan ini (September) akan kami lakukan evaluasi," ucap Rija, Jumat (06/09/2019).

Ia menerangkan pengoperasian angkutan pelajar tersebut untuk membantu memperlancar transportasi pelajar menuju sekolah. Termasuk guna mengurangi kemacetan karena jika semua diantarjemput orangtua, tentu kepadatan lalu lintas cukup tinggi.

Jumlah armada Bungas yang dioperasionalkan sebanyak sepuluh unit.

Baca: Binatang Menakutkan Teror Arsya Hermansyah Putra Ashanty Anang Hermansyah, Bagian dari Teror Mistis?

Baca: Sebulan Angkutan Pelajar Operasional, ini Harapan Masyarakat

Baca: Khusus Bagi Pecandu, Ada 8 Kandungan Berbahaya di Rokok, Arsenik Digunakan dalam Racun Tikus

Baca: Teror Hilang Saat Betrand Peto Hadir di Antara Ruben Onsu dan Sarwendah, Curhat Teman Ayu Ting Ting

Armadanya berupa taksi kota (berwarna hijau) berkapasitas 12 orang penumpang. Rute yang dijangkau yakni jurusan ke Bincau, Indrasari, Karangintan, dan jurusan ke Menteri Empat, Sungaisipai, dan Cindaialus.

"Ada lima sekolah yang dilayani yakni SMP 3 , SMP 1, MTs Model Darussalam, Madrasah Antasari, dan MTs Hidayatullah," sebut Rija.

Pejabat eselon III di Bumi Barakat ini menerangkan operasional angkutan pelajar merupakan program nasional.

Bagi daerah yang mampu dianjurkan melaksanakan.

"Memang di beberapa daerah di Kalsel digratiskan karena mungkin anggarannya memadai. Di sini sementara untuk dua bulan penggratisannya," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved