Berita Batola

Warga Tanipah Kabupaten Batola Ingin Jembatan Mandastana Lebih Cepat Dibangun

Warga RT 01, Desa Tapinah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, mengharapkan Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru

Warga Tanipah Kabupaten Batola Ingin Jembatan Mandastana Lebih Cepat Dibangun
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang runtuh pada 17 Agustus 2017 silam. Pemkab Batola tahun ini akan membongkar jembatan tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Warga RT 01, Desa Tapinah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, mengharapkan Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang runtuh pada 17 Agustus 2017 silam bisa lebih cepat dibangun.

“Kan hampir sudah dua tahun ini jembatan Mandastan ambruk dan tidak ada penanganan apa pun. Mudah-mudahan pada 2020 ini, Jembatan Mandastana bisa dibangun, tanpa harus menunggu 2021,” harap Anang, salah satu warga RT 01, Desa Tapinah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Jumat (6/9/19).

Anang mengaku gembira mendengar pemkab setempat merencananakan membangun kembali Jembatan Mandastana pada 2021 dan membongkar jembatan Mandastana pada 2019 ini.

“Yaa tentu senang mendengarnya. Ini yang ditunggu-tunggu warga selama dua tahun terakhir,” kata Anang.

Baca: Asyikkk! Fitur Kencan Facebook Siap Meluncur, Dating Mengandalkan Algoritma Ini

Baca: Mantan Raffi Ahmad Lepas Hijab, Curhatan Asha Shara yang Pernah Dicemburui Yuni Shara

Baca: Dosa Via Vallen Diungkit Jerinx SID Saat Penyanyi Kesayangan Rhoma Irama Perkarakan ART

Menurut Anang, selama dua tahun warga harus melewati jembatan darurat yang sempit. Jika dua kendaraan dari arah berlawanan sama-sama melewati jembatan darurat, maka harus estra hati-hati karena pasti tersengol satu sama lainnya.

“Pengendara sering memilih berdiam atau berhenti dulu hingga satu kendaraan melewati jembatan darurat,” katanya.

Dijelaskannya, pelajar SD dan SMP juga harus antri di jembatan darurat pada pagi hari karena banyak yang masuk jembatan darurat. Diharapkan, pembangunan kembali jembatan Mandastana segera terealiasi kembali.

Dijelaskan Anang, ada beberapa desa saat ini menjadi setengah terisolasi dalam menjalankan roda perekonomian karena Jembatan Mandasta runtuh , yakni Desa Tanipah, Desa Sungai Ramania, Desa Tatah Alayung, dan Desa Antasan Segera.

Sementara itu Pemkab Batola merencanakan membongkar Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang runtuh pada 17 Agustus 2017 silam pada akhir 2019 ini dengan dana APBD perubahan sebesar Rp1 miliar.

“Iya anggaran pembongkaran jembatan Mandastana itu Rp1 miliar dengan dana APBD perubahan 2019. Insya Alloh tahun ini kita bongkar Jembatan Mandastana yang ambruk tersebut,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batola, Saberi Thannor. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved