Berita HST

Galang Dana Untuk Korban Kebakaran di Pandawan, SIT Al Khair Barabai Kumpulkan Rp 7 juta

Siswa SIT Al Khair mengumpulkan dana bantuan dan pakaian layak pakai untuk korban kebakaran di Desa Pandawan.

istimewa
Siswa SIT Al Khair Galang dana untuk korban kebakaran di Desa Pandawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kebakaran yang terjadi di Desa Hilir Banua Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (3/9/2019) yang menghanguskan sembilan rumah dan 23 orang tak memiliki tempat tinggal, memantik emosi siswa Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Khair, Barabai.

Aksi sosial penggalangan dana pun digelar oleh SIT Al Khair. Mereka mengumpulkan dana dan pakaian layak pakai untuk korban kebakaran.

Dalam aksinya tersebut, siswa SIT Al Khair berhasil mengumpulkan sebesar Rp 7.652.000 serta puluhan dus pakaian bekas dan makanan.

Ketua Yayasan Al Futuwwah Barabai, Deddy Winarno, menjelaskan jika di SIT Al Khair selalu diadakan kegiatan infaq yang peruntukkannya berbeda-beda setiap pekannya.

Baca: Kecelakaan Dialami Nia Daniaty Dihantam Besi, Mantan Istri Farhat Abbas Sampai Tak Bisa Bicara

Baca: LIVE MOLA TV! Link Live Streaming Inggris vs Bulgaria, Kualifikasi Piala Eropa (Euro 2020) Malam ini

Baca: Sindiran Pedas Elza Syarief Soal Kerugian Melaney Ricardo Seusai Dilaporkan Bela Nikita Mirzani

Baca: Kemarau, Wisata Air Goa Limbuhang Haliau Tetap Ramai, Dihipnotis Keindahan Goa di Barabai

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Akhir Timnas U-19 Indonesia Vs Iran Jelang Piala Asia U-20 2020, Skor Akhir 2-4

Dibeberkannya, pada pekan pertama diperuntukan untuk pembangunan masjid atau mushala, pekan kedua bantuan sosial untuk masyarakat yang memerlukan. Baik memerlukan bantuan karena kurang mampu atau akibat bencana alam.

Pada pekan ketiga diperuntukan bagi dunia Islam seperti bantu Palestina, Suriah, Uyghur, Somalia dan umat islam dibelahan negeri lainnya yang memerlukan.

Sedangkan pada pekan terakhir ditabung untuk kegiatan bakti sosial. Biasanya, kegiatan bakti sosial akan diberikab pada akhir tahun untuk pondok yatim, pasukan oranye, tukang sampah, pengayuh becak, atau pedagang kaki lima.

Namun, jika pada bulan tersebut ada kejadian kebakaran maka penggalangan dana untuk korban kebakaran harus didahulukan.

Baca: Mama Lita Segera Buka Rumah Makan di Banjarbaru, Ada Masakan Banjarnya Juga

Baca: Viral Kisah Siswa SMK Terpaksa Tinggal di UKS Sekolah, Dibiaya Orangtua Asuh, Ini 5 Faktanya

Baca: Mulan Jameela Istri Ahmad Dhani Jual Rumah Rp 2,5 Miliar, Bandingkan Rumah Mewah Suami Maia Estianty

Menurutnya, ini sebagai wujud kepedulian SIT Al Khair untuk membantu meringankan beban semama. Selain itu, pihaknya juga ingin melatih kepekaan siswa agar bisa berbagi dan peduli dengan orang-orang di sekitar.

"Yang memberi siswa yang mengumpulkan juga siswa," bebernya.

Bahkan, penggalangan dana ini juga dibantu oleh siswa. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved