Kabut Asap

Jarak Pandang Berkisar 50-100 Meter, Tiga Penerbangan Tertunda Mendarat di Bandara H Asan Sampit

Kabut asap tebal yang merupakan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah(Kalteng)

Jarak Pandang Berkisar 50-100 Meter, Tiga Penerbangan Tertunda Mendarat di Bandara H Asan Sampit
BPost Cetak
BPost edisi cetak Sabtu (7/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kabut asap tebal yang merupakan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah(Kalteng), Jumat (6/9), mengganggu penerbangan di Bandara H Asan Sampit.

Jarak pandang di bandara, kemarin pagi, hanya berkisar 50-100 meter.

Akibatnya jadwal pendaratan dan penerbangan tiga pesawat delay alias tertunda.

Tiga pesawat dari maskapai Nam Air dan Wings Air itu dari Palangkaraya tujuan Sampit, Surabaya tujuan Sampit dan Jakarta tujuan Sampit.

Sedianya pesawat mendarat atau landing pada pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB.

Baca: Bandingkan Jet Pribadi Syahrini dan Maia Estianty Saat Pamer Bersama Suami, Reino Barack dan Irwan

Baca: Beda Jauh Jatah Bulanan Nagita Slavina dan Amy Qanita, Ibu Raffi Ahmad Dibongkar Feni Rose?

Baca: Soal Kasus Munir, Kontras Sebut Respons Presiden Jokowi Hanya Mengedepankan Seremonial

Namun akibat kabut, ketiganya baru datang siang saat jarak pandang memungkinkan.

Pesawat pun segera bertolak mengangkut penumpang.

Sejumlah penumpang tampak gelisah menunggu pesawat.

"Saya berangkat dari rumah subuh. Saat tiba di bandara asap tebal. Sudah bisa ditebak pesawat akan delay. Terpaksa sabar saja menunggu," ujar Nur Hikmah, calon penumpang Nam Air.

Kepala Bandara H Asan, Havandi, saat dikonfirmasi, mengatakan semua pesawat yang dijadwalkan kemarin mendarat dan terbang siang.

“Asap cukup tebal di landasan," ujarnya.

Dia menyatakan jadwal penerbangan di bandaranya akan menyesuaikan kondisi jarak pandang.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved