Berita Kotabaru

Korban Kebakaran di Desa Pantai Dapat Bantuan ini dari Bupati Kotabaru

Korban kebakaran di RT 2 Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, mendapatkan bantuan.

Korban Kebakaran di Desa Pantai Dapat Bantuan ini dari Bupati Kotabaru
istimewa
iBupati Kotabaru serahkan bantuan kepada warga korban kebakaran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Korban kebakaran di RT 2 Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, mendapatkan bantuan.

Bantuan tersebut langsung diserahkan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi Kapolsek Kelumpang Selatan Ipda M Hari Sapuro pada Sabtu (7/9/19).

Korban kebakaran menerima bantuan sejumlah uang tunai, kasur, makanan cepat saji, family kit serta peralatan dapur rumah tangga.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa (3/9/19) dinihari membuat 5 unit rumah ludes.

Sememtara dua rumah lainnya mengalami rusak ringan.

Baca: Santri Asal Banjarbaru Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal di Cirebon, Jawa Barat, Polisi Buru Pelaku

Baca: Salah Seorang Pemeran Pria dalam Video Asusila Vina Garut Meninggal Dunia karena Sakit Stroke

Baca: Video Viral Ibu Guru Dikeroyok Wali Murid Saat Mengajar di Kelas, Ini 5 Faktanya, Kasus Serupa ke RS

Baca: Program Hamil Dibagikan Roger Danuarta Saat Kondisi Cut Meyriska Membaik

Baca: Dibekali Fitur Modern, Nokia 2720 Lahir Kembali dengan Dukungan 4G, ini Spesifikasinya

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru turut berbelasungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi pada warganya.

Dia berharao warga yang menjadi korban bisa bersabar dan mengambil hikmah atas musibah yang terjadi.

"Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan belasungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi, semoga Allah SWT menggantikan dengan yang lebih baik," katanya.

Kebakaran diduga karena kebocoran regulator gas, H Sayed Jafar meminta agar semua warga berhati-hati dan memperhatikan keadaan sebelum beraktivitas.

Sayed Jafar juga mengatakan agar memasuki musim panas ini lebih berhati-hati menggunakan kompor gas, karena banyak beredar di pasaran tabung gas dan selang regulator yang palsu, sehingga sangat rentan terjadinya kobocoran gas.

"Kita harus berhati-hati dan jangan sampai memilih barang yang palsu seperti regulator palsu, " katanya.

Sekadar diketahui, rumah warga yang terbakar adalah milik H Kani, A Jainal, Amran, Norhayati alias mama Mety dan rumah milik Antung.

Semua rumah tersebut habis terbakar dan hanya sedikit barang yang bisa diselamatkan.

Api begitu cepat membesar dan membakar rumah yang terbuat dari kayu itu.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved