Berita HSU

Perjalanan Drumband Corps HSU ke Tingkat Nasional, Personelnya Juga Bawa Babun dan Gong

Bhara Agung Pradana Corps sebenarnya termasuk unit marchingband pertama di Kalsel. Grup ini didirikan pada 1 Mei 1997 di bawah naungan Polres HSU.

Perjalanan Drumband Corps HSU ke Tingkat Nasional, Personelnya Juga Bawa Babun dan Gong
istimewa
Drum band Bhara Agung Pradana Corps Kabupaten HS 

BANJARMASINPOST.CO.ID - SEMPAT vakum beberapa tahun, anggota Bhara Agung Pradana Corps dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali unjuk gigi meramaikan even drumband dan marchingband, baik tingkat kabupaten, Provinsi Kalsel maupun level nasional.

Bhara Agung Pradana Corps sebenarnya termasuk unit marchingband pertama di Kalsel. Grup ini didirikan pada 1 Mei 1997 di bawah naungan Polres HSU.

Marchingband terkenal karena ciri khasnya mengaransemen musik daerah. Ini karena mereka selalu menonjolkan lagu daerah yang didukung alat musik tradisional seperti gendang babun, saron dan gong.

Sejumlah prestasi diraih dan membanggakan HSU. Pada tahun pertama dibentuk sudah menjuarai piala Presiden College se-Kalsel dan berlanjut di beberapa ajang lainnya.

Namun sayang kevakuman sempat terjadi pada 2013. Anggotanya mulai berkurang. Ditambah lagi masalah peralatan yang sudah tidak layak lagi dipakai.

Baca: Jemaah Haji Keloter 13 Asal Kalteng Mendarat Dengan Selamat, 2 Orang Meninggal, 2 Pindah Keloter

Pada 2016 personel drumband ini kembali muncul di bawah naungan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) HSU. Namun namanya berubah menjadi Drum Corps (DC) HSU. Mereka pun terdaftar dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) HSU.

“Karena drumband sudah masuk cabang olahraga dan dipertandingkan di Porprov Kalsel serta PON, makanya kami kembali muncul,” kata Ketua PDBI HSU Hj Rosenani, Selasa (3/9).

Saat itu, DC HSU langsung dipersiapkan untuk mengikuti Porprov X Kalsel di Kabupaten Tabalong. Sempat ada yang meragukan kemampuan DC HSU. Apalagi harus bersaing dengan tim dari Banjarmasin dan Banjarbaru, yang memiliki jam terbangnya tinggi. Namun ternyata berkat persiapan dan motivasi yang kuat, DC HSU berhasil meraih dua medali perak.

“Pada awalnya masih ada yang meragukan karena baru pertama kali mengikuti lomba. Tapi kami terus berusaha meyakinkan bahwa kami bisa, dan hasilnya pun bisa dibilang tidak terduga karena kami menargetkan hanya perunggu, ternyata mendapatkan perak, dua lagi,” kata Rosenani.

Dari sinilah nama DC HSU mulai muncul dan bertambah peminatnya. Apalagi sejumlah prestasi kembali kembali berhasil ditorehkan. Seperti pada 2018, pada Kejuaraan Drumband Paman Birin Cup, berhasil meraih satu medali perak dan dua medali perunggu. Selang beberapa pekan setelahnya, DC HSU ditunjuk Pengprov Kalsel bersama dengan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tabalong untuk bertanding mewakili Kalsel dalam Kejuaraan Nasional Drumband Senior yang dilaksanakan di Banjarmasin.

Baca: Pingsan Ussy Sulistiawaty Bertengkar dengan Andhika Pratama Dibongkar Putrinya Amel dan Ara

Pada kejuaraan nasional tersebut, DC HSU berhasil menduduki posisi sepuluh besar peringkat nasional. “Kami terus membuktikan bahwa kami terus akan berusaha demi mengharumkan nama HSU,” katanya.

Termasuk tahun ini, pihaknya kembali akan berjuang semaksimal mungkin untuk menghadapi event provinsi yakni Kejuaraan Terbuka Drumband Paman Birin Cup 2019 yang bakal digelar pertengahan Oktober 2019.

“Saat ini kami mempersiapkan atlet untuk bertanding di kejuaraan terbuka drum band Paman Birin Cup 2019, dan mohon doa kepada seluruh masyarakat HSU semoga kami bisa memberikan yang terbaik dan membawa harum nama HSU,” ucapnya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved