Berita Tapin

Warga Kecamatan Lokpaikat Dibekuk Cabuli Teman Perempuannya

Satreskrim Polres Tapin melakukan penangkapan tersangka kasus dugaan pencabulan berinisial AM (17) warga Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin.

Warga Kecamatan Lokpaikat Dibekuk Cabuli Teman Perempuannya
banjarmasinpost.co.id, mukhtar wahid
AM (17) ditangkap karena kasus pencabulan terhadap teman perempuannya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Reserse mobile Satreskrim Polres Tapin melakukan penangkapan tersangka kasus dugaan pencabulan berinisial AM (17) warga Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari Humas Polres Tapin, Sabtu (7/9/2019), AM  dibekuk setelah menemui korbannya yang merupakan temannya dan berusia sebaya

Korban mengajak pelaku bertemu di suatu tempat yang ditentukan hanya korban dan pelaku melalui pesan singkat aplikasi whatsapp.

Padahal, korban sudah berkoordinasi dengan polisi. Begitu batang hidung pelaku muncul ingin menemui korban, polisi langsung membekuknya. 

Baca: Ustadz Felix Siauw Menangis Haru Usai Kakak Kandung Ucap Syahadat, Adi Hidayat Ajak Umrah

Baca: Asap Makin Pekat, ACT Kalsel Bagikan Masker

Baca: Link Live Streaming Khabib Nurmagomedov Vs Dustin Poirier di UFC 242, Siaran Langsung Live ESPN

Baca: Tewasnya Santri Asal Banjarbaru, Fahmi: Keluarga Besar Fakultas Perikanan Turun Berduka Cita

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan ibu korban pada 21 Agustus 2019 lalu, sekitar pukul 20.00 Wita. Sebab, ibu korban meradang mendengar pengakuan anak gadisnya dicabuli pelaku.

Ceritanya, korban dan pelaku menonton ajang balap motor Dragbike Piala Kapolres Tapin di kawasan RTH Rantau Baru, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara.

Rupanya, pelaku diduga tergiur dengan kemolekan penampilan korban sehingga bersiasat ingin menikmati tubuh mulus korban di rumah orangtunya.

Strategi aksi mesum disusun terduga pelaku mengajak korban ke rumahnya dengan alasan mengambil uangnya yang ketinggalan.

Di rumah orangtua pelaku itulah, kegadisan korban direnggut pelaku, korban tak berdaya disetubuhi dan dicabuli sebelum menyaksikan serunya balap motor Dragbike, 21 Juli 2019 lalu, sekitar pukul 13.00 Wita.

Baca: Kecelakaan Dialami Nia Daniaty Dihantam Besi, Mantan Istri Farhat Abbas Sampai Tak Bisa Bicara

Baca: Terkendala Mesin Air Rusak, Pengoperasionalan Kolam Renang Tirta Kenanga Pelaihari Tertunda

Baca: Kemarau, Wisata Air Goa Limbuhang Haliau Tetap Ramai, Dihipnotis Keindahan Goa di Barabai

Paur Humas Polres Tapin, Aipda Puryaji menjelaskan paristiwa persetubuhan dan pencabulan  tersebut dilaporkan keluarga korban ke Kantor Polres Tapin dengan barang bukti,  selembar jaket warna putih bergaris hitam dan selembar celana dalam hitam.

"Pelaku terancam tindak pidana persetubuhan sub pencabulan terhadap anak di bawah umur sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-Undang tentang Perlindungan Anak," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid) 

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved