Berita Kalteng

20 Kontingen Ikuti Ajang FYRC di MAN Kapuas, Adu Kreatif di Empat Cabang Lomba PMR

Lomba Friendship Youth Red Cross (FYRC) atau lomba persahabatan Palang Merah Remaja (PMR) digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas, Minggu

20 Kontingen Ikuti Ajang FYRC di MAN Kapuas, Adu Kreatif di Empat Cabang Lomba PMR
banjarmasinpost.co.id/m fadli setia rahman
Peserta saat mengikuti lomba dalam ajang Friendship Youth Red Cross (FYRC) III di MAN Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALA KAPUAS - Lomba Friendship Youth Red Cross (FYRC) atau lomba persahabatan Palang Merah Remaja (PMR) digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas, Minggu (8/9/2019).

Ini adalah yang kali ketiga FYRC digelar di Kapuas. Kali ini pesertanya dari 20 Kontingen terdiri dari 15 Kontingen Wira dan 5 Kontingen Madya dari 12 sekolah di Kabupaten Kapuas.

"Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan jiwa relawan muda yang bersahabat dan peduli sesama," kata Kepala MAN Kapuas, Sriyadi.

Ragam Lomba digelar sejak, Sabtu (7/9/2019) lalu. Diantaranya Pertolongan Pertama, Pendidikan Remaja Sebaya, Mading 3D dan Tandu Darurat.

Baca: Pengakuan Dosa Ammar Zoni & Irish Bella Diungkap, Mantan Ranty Maria Singgung Soal Perzinahan

Baca: GELOMBANG Tinggi Berpotensi Terjadi, Nelayan Kotabaru & Perairan Selatan Kalimantan Harus Waspada!

Baca: Saksi Penting Hotman Paris Jawab Tuduhan Sengaja Jebak Elza Syarief yang Dilabrak Nikita Mirzani

"Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menambah ilmu, wawasan, keterampilan dan kreatifitas para peserta didik khususnya mereka yang tergabung di PMR," bebernya.

Sebelumnya, kegiatan ini dibuka oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kapuas H Sajarwan mewakili Kepala Kantor Kemenag Kapuas H Ahmad Bahruni.

H Sajarwan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut karena memiliki dampak yang sangat positif.

Kasi Pendidikan Madrasah H Sajarwan saat menyerahkan piala bergilir kepada panitia pelaksana lomba Friendship Youth Red Cross (FYRC) ke 3 di MAN Kapuas
Kasi Pendidikan Madrasah H Sajarwan saat menyerahkan piala bergilir kepada panitia pelaksana lomba Friendship Youth Red Cross (FYRC) ke 3 di MAN Kapuas (banjarmasinpost.co.id/m fadli setia rahman)

Ia juga menerangkan bahwa PMR dibentuk saat terjadinya perang dunia pertama, yang mana diminta anak-anak remaja untuk membantu sesuai kemampuannya sembari menerangkan bahwa banyak kegiatan PMR yang tentu diharapkan oleh masyarakat.

"PMR sendiri memiliki banyak kegiatan seperti donor darah, bakti sosial dan sebagainya yang tentu diharapkan masyarakat terutama saat-saat terjadi sebuah bencana," ujarnya.

Dijelaskan pula bahwa menjadi anggota PMR punya peranan penting dalam Palang Merah Indonesia (PMI) yaitu mengenalkan seputar kesehatan di kalangan pelajar, menjadi contoh bagi teman-teman untuk melakukan hidup sehat, sebagaimana semestinya pengetahuan hidup sehat diterapkan kepada diri sendiri kemudian disebar luaskan.

Lebih lanjut ia juga berpesan kepada anggota PMR agar harus siap menolong baik di sekolah, rumah, lingkungan ataupun masyarakat dan mengerjakan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan sehingga menjadi ladang ibadah amal kelak di akhirat.

"Dengan adanya lomba-lomba tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan keahlian, keterampilan dalam PMR serta dalam kegiatan diharapkan untuk selalu menjaga kekompakan, kebersamaan antar sesama anggota PMR," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved