Berita Internasional

Arab Saudi Tahan 181 Calhaj Indonesia, Diduga Hendak Berhaji Tanpa Visa Haji

Sebayak 181 warga negara Indonesia diamankan aparat berwenang Arab Saudi sebelum waktu pelaksanaan ibadah haji.

Arab Saudi Tahan 181 Calhaj Indonesia, Diduga Hendak Berhaji Tanpa Visa Haji
foto: Bahauddin/MCH 2019
Suasana di Masjidil Haram Mekkah Arab Saudi, pada hari ke-22 musim haji 2019_wm 

BANJARMASINPOST.CO.ID,  JEDDAH - Sebayak 181 warga negara Indonesia diamankan aparat berwenang Arab Saudi sebelum waktu pelaksanaan ibadah haji. Mereka kedapatan hendak beribadah haji tanpa menggunakan visa haji dan surat izin berhaji (tasrekh).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Tribun Network dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Sabtu (7/9), sebagian besar dari calon haji (calhaj) itu ditangkap di apartemen. Sebagian lagi ditangkap di sebuah penampungan di Makkah. Saat ini mereka ditahan di rumah detensi imigrasi Syimaisi.

Selain itu terdapat puluhan WNI yang tidak bisa pulang ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah haji. Mereka diberangkatkan ke Arab Saudi menggunakan visa kerja dan perusahaan yang memberangkatkan tidak mengurus exit permit sehingga mereka tertahan di bandara.

Baca: Jemaah Haji Keloter 13 Asal Kalteng Mendarat Dengan Selamat, 2 Orang Meninggal, 2 Pindah Keloter

Berdasarkan berita acara pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Pelayanan dan Perlindungan Warga KJRI Jeddah, sebagian besar dari 181 orang tersebut tertipu oleh tawaran berhaji dari oknum travel yang terjaring dalam operasi tersebut. Oknum tersebut juga dimasukkan ke sel tahanan imigrasi Arab Saudi.

Konsul Jenderal (Konjen) Jeddah Mohamad Hery Saripudin menyesalkan berulangnya peristiwa penahanan WNI karena hendak berhaji di luar prosedur atau ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Indonesia.

Menurut Hery pada musim haji tahun ini jumlah WNI yang diamankan pihak keamanan Arab Saudi meningkat dibanding tahun sebelumnya. Kebanyakan dari mereka adalah korban penipuan oleh oknum yang mengaku dapat menguruskan Haji ONH Plus, tetapi berangkat menggunakan visa nonhaji.

“Perkiraan saya masih ada di luar sana orang kita yang belum bisa pulang karena terkendala visa,” kata Hery.

Baca: Jemaah Haji Keloter 11 Persiapan Pulang ke Palangkaraya Menggunakan Bus, Jemaah Diminta Jaga Ini

Pelaksana Fungsi Konsuler-1 yang merangkap Koordinator Yanlin KJRI Jeddah Safaat Ghofur menyebutkan KJRI hingga saat ini telah memberikan pendampingan terhadap 201 orang WNI. Rinciannya 195 orang berhasil dipulangkan ke Indonesia. Sisanya, masih diupayakan agar bisa segera dipulangkan juga.

“Terdapat lima orang jemaah tertunda pemulangannya karena tidak memiliki tiket pulang. Mereka korban penipuan oleh oknum travel,” sambung Safaat.

KJRI Jeddah kini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait di tanah air untuk menindaklajuti kasus ini. (Tribun Network/rin)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved