Berita Tanahlaut

Dilukis 13 Seniman Graffiti, Tembok Polos di Pojok Taman Mina Tirta Pelaihari Tampil Beda

Pemandangan berbeda terlihat di pojok Taman Mina Tirta Pelaihari. Jika biasanya pojok Taman yang bersebelahan dengan RSUD Hadji Boejasin hanya berupa

Dilukis 13 Seniman Graffiti, Tembok Polos di Pojok Taman Mina Tirta Pelaihari Tampil Beda
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Dinas Pariwisata Kabupaten Tanahlaut mengadakan lomba graffiti Minggu (8/9/2019) tembok polos berganti dengan lukisan graffiti yang berwarna-warni dan menarik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemandangan berbeda terlihat di pojok Taman Mina Tirta Pelaihari. Jika biasanya pojok Taman yang bersebelahan dengan RSUD Hadji Boejasin hanya berupa tembok atau dinding polos, kini tampak berbeda.

Usai Dinas Pariwisata Kabupaten Tanahlaut mengadakan lomba graffiti Minggu (8/9/2019) tembok polos berganti dengan lukisan graffiti yang berwarna-warni dan menarik. Pasalnya ada 13 seniman graffiti yang berlomba mengecat dinding Taman Mina Tirta dengan tampilan menarik.

Graffiti berupa tulisan hingga karakter dibuat semenarik mungkin untuk mendapatkan predikat juara.

"Kita menyediakan hadiah untuk juara satu sampai tiga dan hadiah bagi peserta favorit," ujar sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Tanahlaut Ismail Fahmi kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Kekejian Perlakuan Doddy Sudrajat pada Vanessa Angel Diungkap Tetangga, Sebut Jual Anak

Baca: BREAKING NEWS - Sedan Vs Bus Pulau Indah Adu Kuat di Kabupaten Banjar, PNS Cewek Ngantuk saat Nyopir

Baca: NEWSVIDEO Kalsel Raih Penghargaan MURI Sukses Pecahkan Rekor Gerakan Kata oleh Karateka Terbanyak

Seniman graffiti yang ikut lomba terang Fahmi tak hanya dari seniman Pelaihari namun juga dari beberapa kota dan kecamatan di Kalsel. "Ada dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Gambut," tambahnya.

Lomba graffiti sendiri tambah Fahmi baru pertama kali diadakan. "Ini menjadi awal dan nanti bisa saja diadakan untuk lokasi lainnya," ujarnya.

Sementara Bupati Tanahlaut, H Sukamta yang kali itu turut memantau lomba mengatakan kegiatan seperti itu akan dimulai dari Taman Mina Tirta dan nantinya akan dilanjutkan dengan lokasi lain.

"Harapan kita tidak ada lagi coret-coret di sembarang tempat dan coretan itu kita akomodir untuk menambah keindahan kota Pelaihari," jelasnya.

Lomba graffiti di taman tambah Sukamta juga merupakan bagian dari pembinaan kota. Seniman yang turut serta dalam lomba rencananya juga akan diikutsertakan dalam melukis di kampung pelangi yang akan dibuat di RT 13 Pelaihari.

"Mereka akan melukis di sana juga nanti," ujarnya.

Salah satu peserta lomba graffiti asal Banjarbaru, Tyo dan Ryan yang juga menjadi pemenang lomba mengatakan tertarik ikut lomba graffiti untuk meramaikan lomba. "Kami ingin meramaikan saja, sekaligus bersilaturahmi dengan pecinta graffiti lain," ujarnya.

Lukisan graffiti yang dibuat Tio berkonsep selamat datang di Tanahlaut yaitu berupa tulisan welcome dan disambung dengan lukisan Kijang yang merupakan maskot Tanahlaut.

"Tentunya kami harapkan akan lebih banyak lomba graffiti yang bisa mewadahi seniman graffiti yang baru," ungkapnya.

Kali itu penyerahan hadiah berupa uang tunai diserahkan langsung oleh wakil bupati Tanahlaut, Abdi Rahman.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved