Berita Kabupaten Banjar

Numpuk di Kota, 60 Apotek Dinilai Masih Kurang, Dinkes Banjar Inginkan ini

Ada sekitar 60 apotek di Kabupaten Banjar, jumlah ini dinilai masih kurang oleh Pengurus Cabang Kabupaten Banjar Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Numpuk di Kota, 60 Apotek Dinilai Masih Kurang, Dinkes Banjar Inginkan ini
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Foto bersama usai pelantikan pengurus agent of change (AOC) apoteker Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ada sekitar 60 apotek di Kabupaten Banjar, jumlah ini dinilai masih kurang oleh Pengurus Cabang Kabupaten Banjar Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Dari jumlah tersebut menumpuk di perkotaan, contoh di Astambul.

Sementara di kawasan lain bahkan tidak tersedia apotek seperti Aranio dan Paramasan.

Namun, keberadaan apotek dengan jumlah tersebut tentu akan mengalami penambahan seiring waktu.

Nah, terkini, operasionalnya suatu apotek di Kabupaten Banjar akan lebih ketat.

Pasalnya akan melibatkan IAI dalam proses penerbitan izin.

Selama ini cukup dari dinas kesehatan dan dinas perizinan saja.

Hal ini terungkap pada seminar dan workshop Kefarmasian dan tata cara pengisian borang resertifikasi di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, yang digelar Pengurus Cabang IAI Kabupaten Banjar.

Pada kegiatan bertema Mengoptimalkan kompetensi apoteker dalam pelayanan di apotek, rumah sakit dan distribusi farmasi itu turut hadir Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Banjar Ikwansyah M.Kes, Kepala BPOM Banjarmasin Dr K Muhammad Guntur sekaligus memberikan materi mengenai regulasi sediaan farmasi.

Hadir Wakil Ketua PD IAI Kalsel Dr Sutomo, juga ketua PC IAI kabupaten Banjar M.Reza Pahlevi, M.Farm., Apt. Diikuti sekitar 140an apoteker.

Halaman
123
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved