Berita Regional

300 Mahasiswa Papua Pulang Kampung Tanpa Koordinasi, Gubernur Papua Pusing Carikan Kampus

Gubernur Enembe juga menyayangkan sikap para mahasiswa yang tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang mengirim mereka berkuliah.

300 Mahasiswa Papua Pulang Kampung Tanpa Koordinasi, Gubernur Papua Pusing Carikan Kampus
KOMPAS.com
Gubernur Papua Lukas Enembe usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, Rabu (22/3/2017).(KOMPAS.com/IHSANUDDIN) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAYAPURA - Sebanyak 300 mahasiswa Papua yang kuliah di berbagai daerah di Indonesia pulang ke Jayapura. Kepulangan mahasiswa ini diduga terkait kasus diskriminasi yang dialami mahasiswa Papau di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, Pemprov Papua bersedia

memfasilitasi 300 lebih mahasiswa asal Papua jika mereka bersedia kembali berkuliah di daerah.

Dilansir dari Kompas.com, untuk rencana itu, Gubernur Papua Lukas Enembe akan mengumpulkan para kepala daerah termasuk gubernur Papua Barat,

hingga rektor universitas, untuk membahas kepulangan ratusan mahasiswa yang sebelumnya berkuliah di berbagai daerah.

Baca: Inilah Aktor Intelektualis Penggerak Massa Kerusuhan Papua dan Papua Barat yang Ditangkap Polisi

"Jadi sekarang ini kami pusing mau taruh mereka (kampus mana).

Kami akan panggil gubernur, MRP dan DPR Papua Barat, direktur Unima, rektor Uncen,

dan para bupati/wali kota untuk bicara kepulangan mahasiswa dalam jumlah besar tanpa pemberitahuan," ujar Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Senin (9/9/2019).

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, selain kaget, ia juga menyayangkan sikap para mahasiswa yang tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang mengirim mereka berkuliah.

Terlebih, saat ini rekonsiliasi sedang dilakukan dan seluruh institusi terkait telah

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved