Berita Tanahbumbu

Penderita ISPA di Tanbu Capai 12.373 Orang, Kadiskes Sebut Tidak Semua Dampak Kabut Asap

Jumlah penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kabupaten Tanahbumbu cukup tinggi.

Penderita ISPA di Tanbu Capai 12.373 Orang, Kadiskes Sebut Tidak Semua Dampak Kabut Asap
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu HM Damrah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Jumlah penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kabupaten Tanahbumbu cukup tinggi.

Tercatat dari Januari sampai dengan Juli 2019 lalu, jumlah penderita sudah mencapai 12.373 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanahbumbu HM Damrah membenarkan, angka penderita ISPA hingga Juli 2019 lalu mencapai 12.373 orang. Jumlah itu berdasar laporan di 14 puskesmas.

Namun belasan ribu penderita ISPA tersebut dari akumulasi keseluruhan (beberapa bulan).

Bukan terdampak karena asap yang muncul pada musim kemarau saat ini.

Menurut Damrah, angka penderita ISPA disebabkan beberapa faktor.

Baca: Dehidrasi Bisa Sebabkan Kematian, Ini 6 Buah Kaya Air Cegah Kekurangan Cairan

Baca: Adegan Mesra Chand Kelvin & Dinar Candy Berujung Teror, Hubungan Mereka Dibongkar Billy Syahputra

Baca: Cerita Lengkap Masalah Nama Anak Franda Dijiplak Fans Hingga Bikin Istri Samuel Zylgwn Ngamuk

Baca: Usia Kehamilan Syahrini Ditanya, Istri Reino Barack Beri Jawaban Tak Terduga, Bulu Mata Pun Disorot

Pun diakui dia, tidak kecuali karena disebabkan asap.

Akan tetapi tidak terjadi signifikan.

"Tidak signifikan karena pengaruh asap. Dan, itu (ISPA) biasanya penyakit terbanyak. Bisa karena flu, akibat faktor cuaca. Bukan semua karena asap" jelas Damrah, Senin (9/9/2019).

Penderita ISPA diakibatkan asap tidak signifikan, karena dalam rentang waktu musim kemarau ini tidak ada kenaikan angka penderita ISPA.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved