Berita Kesehatan

PENEMUAN Terbaru, Remaja Biasa Alami Depresi Berkepanjangan Bila Konsumsi Pil KB, Ini Penjelasannya

Meski Pil KB merupakan revolusi peran bidang kedokteran agar wanita bisa mengontrol tingkat kesuburan dirinya, ternyata obat kontrasepsi ini mungkin

PENEMUAN Terbaru, Remaja Biasa Alami Depresi Berkepanjangan Bila Konsumsi Pil KB, Ini Penjelasannya
kompas.com
Ilustrasi pil KB 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Meski Pil KB merupakan revolusi peran bidang kedokteran agar wanita bisa mengontrol tingkat kesuburan dirinya, ternyata obat kontrasepsi ini mungkin dapat meningkatkan risiko depresi jangka panjang.

Pil tersebut sudah tersedia secara luas pada tahun 1960-an. Pada dasarnya pil ini merupakan metode yang sangat efisien untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

Bahkan beberapa wanita yang tidak aktif secara seksual menggunakannya untuk alasan lain, termasuk untuk mengurangi nyeri haid atau mengobati jerawat.

Dilansir dari Science Alert, Sabtu (7/9/2019), saat ini lebih dari 100 juta wanita di seluruh dunia minum pil KB hormonal. Pil ini tergolong sangat populer di kalangan remaja.

Baca: Bacaan Doa Buka Puasa Tasua, 9 Muharram 1441 H atau Senin (9/9/2019), Simak Juga Niat Puasa Asyura

Baca: Ogah Ganti Judul Konten Makan Gurita Hidup, Ria Ricis Sebut Merasa Benar dan Minta Keadilan

Baca: 2 Pembunuh Santri dari Banjarmasin Tersungkur Ditembak Polisi, Kompol Marwan: Melawan saat Ditangkap

Pil ini awalnya hanya dikembangkan sebagai obat untuk orang dewasa, dan masih banyak yang tidak diketahui tentang efek samping potensial bagi pengguna yang lebih muda.

Secara keseluruhan, penelitian telah menghasilkan temuan beragam tentang hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dan depresi.

Beberapa penelitian tidak menemukan hubungan, dan yang lain menemukan risiko depresi yang lebih rendah pada pengguna pil dewasa dibandingkan dengan yang bukan pengguna.

Namun, baru-baru ini, studi terbesar hingga saat ini mengenai topik ini - dengan partisipan lebih dari satu juta wanita yang tinggal di Denmark - menyimpulkan bahwa wanita yang menggunakan pil atau kontrasepsi hormonal lainnya berisiko lebih tinggi untuk mengalami depresi.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa hubungan ini paling terlihat pada wanita remaja.

Bagaimana Pil KB bisa meningkatkan risiko depresi?

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved