Berita HSS

PKL Pasar Subuh Dipindahkan ke Pasar Rakyat, Saini Minta Pemkab HSS Konsisten Tindak Pedagang Ini

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini menempati kawasan jalan di sekitar Pasar Batu Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) segera

PKL Pasar Subuh Dipindahkan ke Pasar Rakyat, Saini Minta Pemkab HSS Konsisten Tindak Pedagang Ini
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Pasar Rakyat Jalan HM Yusi Kandangan, tempat berjualan baru bagi PKL yang disediakan Pemkab HSS sangat refresentatif. Pasar tersebut terdiri 196 unit lapak, 32 toko serta dilengkapi toilet dan ruang musala. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini menempati kawasan jalan di sekitar Pasar Batu Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) segera di pindahkan menyusul sosialisasi yang dilakukan Dinas Perdagangan sejak 2018 lalu.

Persiapan pemindahan telah dilakukan, Senin (9/9/2019). Sejak pukul 15.00 wita pantauan banjarmasinpost.co.id, para pedagang sudah menyiapkan petak masing-masing, karena Senin malam, mereka sudah harus menmpati lokasi Pasar Rakyat.

Pasar Rakyat di Jalan HM Yusi, belakang terminal antar kota dan provinsi selesai dibangun 2018 lalu menggunakan dana APBN melalui Kementerian Pedagangan. Pemindahan tersebut disambut PKL dengan pro kontra. Meski demikian, mereka menyatakan akan menaati kebijakan Pemkab HSS tersebut.

Saini, salah satu pedagang buah mengaku tak kebagian lapak di dalam bangunan pasar. Namun, dia mendapat bantuan tenda, dan tetap bisa berjualan di depan Pasar Rakyat.

Baca: Gaji Anggota DPRD Kota Banjarmasin Rp 1,5 Jutaan, Setelah Dapat Tunjangan Ini & Itu Jadi Rp 30 Juta

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019 Putaran Kedua Pekan 18 : Persipura vs Persija, PSM & Persib Main

Baca: Soal Audisi Beasiswa Bulutangis, Menteri PPPA Yohana: PB Djarum Melanggar UU Perlindungan Anak

“Tempatnya memang lebih nyaman di sini karena luas, bersih dan area parkirnya juga luas. Yang kami khawatirkan justru kalau pembelinya sepi. Sebab, kalau di tempat lama, orang bisa sekalian lewat atau ke Pasar Batu,” ungkap Saini.

Dia dan pedagang lainnya pun berharap, aparat pemerintahan konsisten menindak jika ada pedagang yang melanggar aturan, yaitu berjualan di tempat lama.

“Semoga jika semua pedagang pindah kesini, tak ada lagi yang berjualan di tempat lama. Sebab jika masih, pembelinya dikhawatirkan tak mau datang ke sini,” kata pedagang lainnya.

PKL eks sekitar jalan pasar batu terdiri dari pedagang buah, sayur dan ikan serta bumbu-bumbu dapur dan pancarakenan. Menurut Plt Kepala Dinas Pedagangan HSS, Gusti Achmad Riduan, total PKL terdata ada 465 orang. Sedangkan lapak tersedia di pasar Rakyat, ada 196 unit ditambah 32 unit toko di sekitarnya.

“Sisanya terpaksa menempati halaman bangunan Pasar Rakyat, yang dilengkapi tenda bantuan pemerintah pusat. Untuk mengakomodasi pedagang lainya Bupati HSS," jelas Riduan merencanakan bangunan tambahan, yang dianggarkan APBD Murni 2019, untuk membangun pasar tipe D.

Sementara, Sekda HSS H Muhammad Noor, usai memberikan pengarahan kepada para PKL di depan Pasar Rakyat berharap, pedagang bisa bekerjasama dengan Pemkab HSS menciptakan pasar yang bersih , aman dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung.

Menurut Sekda, pembangunan pasar rakyat memiliki tujuan tersebut, selain di tempat lama tak layak ditempati, karena pedagang menempati badan jalan, yang otomatis mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Pemkab HSS sendiri, dibantu pemerintah pusat telah menyediakan fasilitas pasar yang memenuhi syarat, baik kesehatan maupun kenyamanan dan keamanan dengan lokasi strategis di sekitar terminal induk HSS.

Mengenai ketertiban pasca pemindahan, sesuai Perda HSS, kata Sekda berada dalam pengawasan Satpol PP dan DInas Perhubungan, yang nantinya menertibkan jika ada yang tak menaati aturan dan kesepakatan.

Ditegaskan relokasi PKL sendiri bertujuan memberikan fasilitas yang lebih baik, dan pihaknya yakin pengunjung akan datang ke lokasi baru tersebut, karena Pemkab HSS sendiri terus menyosialisaskan kebijakan pemindahan tersebut. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved