Berita Kaltim

2 Bulan Tak Pulang, Dua Bocah SMP jadi Korban Trafficking, Dijadikan PSK di Muara Jawa Kukar, Kaltim

Sebut saja Mawar (14) dan Bulan (15), keduanya nama samaran, dipekerjakan sebagai tuna PSK atau tuna susila di sebuah lokalisasi di Muara Jawa Kukar.

2 Bulan Tak Pulang, Dua Bocah SMP jadi Korban Trafficking, Dijadikan PSK di Muara Jawa Kukar, Kaltim
internet
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TENGGARONG -Dua bulan tak pulang, dua bocah SMP yang tinggal di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara atau Kukar, Provinsi Kalimantan Timur menjadi korban human trafficking atau perdagangan manusia.

Keduanya dijadikan PSK dan dipaksa melayani pria hidung belang.

Dilansir dari Tribunkaltim.co, sebut saja Mawar (14) dan Bulan (15), keduanya nama samaran, dipekerjakan sebagai tuna PSK atau tuna susila di sebuah lokalisasi di Kecamatan Muara Jawa, Kukar.

Korban dipaksa melayani tamu hidung belang sejak 2 bulan lalu.

Kasus ini terungkap berawal dari laporan orangtua Mawar ke Mako Polsek Muara Jawa, Senin (9/9/2019) pukul 10.00 Wita.

Ia melapor kalau putrinya tidak pulang ke rumah sekitar 2 bulan.

Baca: Misteri Iko Uwais Perankan si Buta dari Gua Hantu, Sohib Joe Taslim & Timo Tjahjanto Kompak Begini

Menurut informasi orangtua korban, putrinya itu berada di sebuah lokalisasi di Muara Jawa.

"Anggota kami langsung mendatangi TKP, tapi saat itu pemilik wisma menyembunyikan korban dan bilang tidak ada korban yang dimaksud," kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Muara Jawa AKP Anton Saman, Selasa (10/9/2019).

Unit Reskrim Polsek Muara Jawa melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi kalau korban disuruh kabur ke Kelurahan Dondang, Muara Jawa, Kutai Kartanegara.

Anggota berhasil menemukan Mawar di dekat Jembatan Dondang.

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (net)
Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved