Berita Kotabaru

60 - 70 Persen Selat Laut di Kotabaru Masih Kawasan Ranjau, Danlanal Sarankan ini

Rencana adanya penambahan panjang Siring Laut Kotabaru ke tengah laut harus dipikirkan matang-matang.

60 - 70 Persen Selat Laut di Kotabaru Masih Kawasan Ranjau, Danlanal Sarankan ini
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Pembangunan Sayap Siring Laut Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rencana adanya penambahan panjang Siring Laut Kotabaru ke tengah laut harus dipikirkan matang-matang.

Pasalnya di kawasan Siring Laut Kotabaru terdapat sisa ranjau peninggalan perang dunia ke II.

Sisa ranjau yang ada terbilang masih banyak dan harus diwaspadai bila ada pembangunan arah laut.

Meski sudah lama, namun ranjau tersebut bisa dibilang masih aktif sehingga bila terjadi gesekan besar, bisa saja meledak.

Danlanal Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto S, ST kepada Banjarmasinpost, Selasa (10/9/19), mengatakan ranjau yang ada memang perlu dibersihkan seiring rencana pembangunan penambahan panjang dermaga Siring Laut Kotabaru ke arah laut.

Namun sebelum dibangun, ujarnya, alangkah lebih baiknya dibersihkan terlebih dahulu.

Baca: Keprihatinan Hidup Mulan Jameela Tanpa Dhani, Eks Duet Maia Estianty Rela Makan Nasi Pakai Garam

Baca: Isi Chat Mesum DJ Bebby Fey & Youtuber Terkenal Dibongkar, Atta Halilintar & Sunan Kalijaga Kata Ini

Baca: Foto Adegan Ranty Maria & Rayn Wijaya dalam Selimut Viral, Mantan Ammar Zoni Sebut Soal Pelukan

Baca: Viral Video Operasi Patuh, Polisi Razia Mertua Sendiri, Ini Yang Terjadi Kata Kasatlantas Bojonegoro

Bila dipaksakan, ditakutkan saat pemasangan tiang pancang terkena ranjau bukan tidak mungkin akan meledak karena masih aktif meski usianya sudah sangat lama.

"Jadi dasarnya kita melihat Peta Laut, dan di depan Siring Laut itu ternyata masih ada ranjau. Kami sudah menyarankan kepada Pak Bupati Kotabaru terkait keamanan laut yang bertanggung jawab untuk keamanan laut dalam hal ini adalah Lanal," katanya.

Peninggalan perang dunia ke II (Jepang) ini memang sudah tertimbun lumpur.

Namun dengan perencanaan pembangunan Siring Laut ini, ada baiknya diberi masukan agar dibersihkan terlebih dahulu demi keamanan dan kepentingan pembangunan di Kotabaru.

"Selat laut ini masih kawasan ranjau sekitar 60 sampai 70 persen. Daerah depan Siring Laut juga masih ada. Namun ada juga wilayah yang sudah bersih dari ranjau, " katanya.

Lanal Kotabaru sudah melayangkan surat ke Pemerintah Daerah.

Jajaran masih menunggu jawaban dan mungkin masih perlu beberapa kajian.

Selain kepada Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Danlanal juga sudah berkoordinasi langsung dengan kepala dinas Pariwisata Kotabaru.

"Jadi kita tunggu tanggapan dari Pemerintah Daerah," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved