Berita Kalteng

Badan Kesbangpol Kapuas Sosialisasi Reposisi Peranan Ormas

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kapuas menggelar sosialisasi reposisi peranan ormas yang digelar di Aula Kantor Bappeda

Badan Kesbangpol Kapuas Sosialisasi Reposisi Peranan Ormas
tribunkalteng.co/fadly
Sosialisasi Reposisi Peranan Ormas yang digelar Badan Kesbangpol Kapuas di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kapuas, Selasa (10/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kapuas menggelar sosialisasi reposisi peranan ormas yang digelar di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kapuas, Selasa (10/9/2019).

Itu dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas Organisasi Masyarakat (Ormas).

Plt Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas Hj Marlina melaporkan tujuan sosialisasi dan diskusi pada hari itu adalah untuk bersama-sama membahas bagaimana peningkatan kapasitas Ormas.

Selain itu, dalam sosialisasi yang dihadiri sekitar 100 orang itu juga membahas serta reposisi peranan Ormas.

Ia juga menerangkan bahwa untuk di Kabupaten Kapuas sendiri ada 136 Ormas sesuai data yang didapat pada tahun 2018.

Baca: Irish Bella Minta Didoakan Istiqamah Hijrah, Ammar Zoni Malah Pamer Foto Mandi Tanpa Istri

Baca: Aib Memalukan Ashanty Dibongkar Anang, Ibu Sambung Azriel & Aurel Hermansyah Takut Suaminya Illfeel

Baca: Kekaguman Boy William pada Barbie Kumalasari, Istri Galih Ginanjar Terungkap, Boy : I Love Her

"Dari jumlah itu, yang sudah terdaftar ada sebanyak 21 ormas serta ada sembilan ormas yang memiliki badan hukum," katanya.

Dalam sosialisasi tersebut juga diisi narasumber oleh Direktur Ormas Kemendagri Republik Indonesia.

Acara dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kabupaten Kapuas Hj Deni Widanarni mewakili Bupati Kapuas.

Ia menyampaikan bahwa kebebasan berserikat serta memperjuangankan haknya dalam membangun masyarakat baik berbangsa dan bermasyarakat adalah hak setiap orang.

Oleh karena itu setiap orang wajib menghormati hak manusia dan yang sudah ditentukan oleh undang-undang.

Ia juga menerangkan bahwa dengan keberadaan ormas harus memberikan manfaat baik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

"Keberadaan ormas harus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara yang tentu berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, begitu juga dengan ormas yang dijadikan oleh ormas asing tentu harus dihormati serta tetap menghormati sosial budaya dan tunduk terhadap hukum yang ada di Indonesia," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved