Berita Tanahlaut

BREAKING NEWS : Bocah Korban Baku Tembak Polisi dan Begal Sapi Meninggal, Ibu Korban Katakan Ini

Novianti (8) korban peristiwa baku tembak antara polisi dengan pencuri sapi meningggal.

BREAKING NEWS : Bocah Korban Baku Tembak Polisi dan Begal Sapi Meninggal, Ibu Korban Katakan Ini
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Jenazah Novianti (8) dibawa untuk disalatkan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tangis Siswanti pecah melihat kedatangan jenazah Novianti (8) tiba di halaman rumahnya di Trans Gambah Desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan.

Ibu bocah korban baku tembak polisi dengan begal sapi yang sebelumnya sudah tergolek lemah didampingi keluarga semakin tak bisa membendung tangis.

Novianti (8) yang merupakan putri pasangan Paryono dan Siswanti merupakan korban peristiwa baku tembak antara polisi dengan pencuri sapi yang mencuri di Desa Tumbang Nusa Rt. 04 tepatnya di bawah Jembatan Layang Tumbang Nusa Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.

Usai menjadi DPO polsisi mengendus keberadaan tersangka di Desa Batu Tungku hingga terjadi pengejaran, pengepungan dan baku tembak yang mengakibatkan dua orang tertembak yaitu anggota Polsek Panyipatan Brigadir Edi Ruvi Susanto dan Novianti yang sebelumnya berada di dalam mobil yang dikendarai pelaku, Khairullah yang merupakan pecatan TNI.

Baca: Video Gila Vanessa Angel Setelah Diketuk Pria Misterius, Mantan Ruben Onsu Makin Menjadi

Baca: Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalsel Ingin Ada Ruang Aspirasi

Baca: Pria ini Tiba-tiba Naik ke Kue Tart Raksasa Memetik Satu Nanas dan Melemparkan ke Warga

Baca: Pria ini Tak Berkutik setelah Kepergok Meletakkan Sabu di Lokasi Transaksi

Novianti diduga menjadi korban diduga tembak salah sasaran sehingga mengalami luka di kepala bagian kanan.

Korban sempat menjalani perawatan di RS Ciputra, Kompleks Citraland, Kertak Hanyar. Sebelum dibawa ke rumah duka, jasad Novianti dibawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum.

Novianti meninggal Selasa (10/9/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita setelah empat hari menjalani perawatan intensif. Ia dimakamkan sekitar satu kilometer dari rumahnya. Pemakamannya pun dihadiri teman-temannya.

"Saya gak tau orang kayak gitu, katanya mau jalan-jalan tau-tau anak saya kok ditembak," ujar Siswanti sambil menangis saat berdiskusi dengan Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan.

Meski begitu ibu beranak dua ini mengatakan sudah ikhlas atas takdir anaknya yang harus meninggal dengan kondisi tertembak di kepala.

Ia berharap pelaku bisa segera ditangkap dan mendapatkan hukuman yang sesuai.

Ibunda Novianti, Siswanti berkerudung hijau menangis sambil bercerita kepada kapolres peristiwa yang merenggut nyawa putrinya
Ibunda Novianti, Siswanti berkerudung hijau menangis sambil bercerita kepada kapolres peristiwa yang merenggut nyawa putrinya (Banjarmasinpost.co.id/milnasari)
Halaman
1234
Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved