Berita Tanahlaut

Kunjungi Rumah Noviyanti Korban Baku Tembak, Bupati Sukamta Minta Keluarga Tabah dan Ikhlas

Bupati Tanahlaut H Sukamta juga turut datang ke rumah duka Novianti (8) bocah korban baku tembak polisi dengan begal sapi

Kunjungi Rumah Noviyanti Korban Baku Tembak, Bupati Sukamta Minta Keluarga Tabah dan Ikhlas
Banjarmasinpost.co.id/milnasari
Bupati Tanahlaut, H Sukamta merangkul Paryono ayah Noviyanti (8) bocah yang tewas dalam baku tembak polisi dan begal sapi 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Bupati Tanahlaut H Sukamta juga turut datang ke rumah duka Novianti (8) bocah korban baku tembak polisi dengan begal sapi yang terjadi di Desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan.

Sukamta tampak memberi semangat ayah korban, Paryono usai jenazah disalatkan.

Ia meminta agar keluarga korban tabah dan ikhlas atas kepergian Novianti.

"Saya dari Pemkab Tanahlaut turut berbelasungkawa atas meninggalnya adik Novianti ini," ujarnya usai menemui keluarga bocah, Selasa (10/9/2019).

Baca: Video Simon Out Digaungkan Supporter Garuda di GBK, Skor Akhir Timnas Indonesia vs Thailand 0-3

Baca: Asetnya Telah Dilimpahkan Kementerian, Pasar Cempaka Segera Dikerjakan, Ditarget 2019 Akhir Siap

Baca: Terdampak Event Nasional, Okupansi Hotel di Banjarmasin Meningkat Hingga 90 Persen

Baca: Kim Kardashian Dinyatakan Positif Idap Lupus, Simak Penyebab dan Gejala Penyakit Lupus

Menurutnya, kejadian serupa tentu tak diinginkan semua orang namun ia berharap keluarga dan orang lain bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

"Percayakan kepada kepolisian untuk menangani masalah ini agar segera terungkap dan tuntas serta agar tak terulang kembali di Tanahlaut," sebutnya.

Khusus kepada kepala desa, ketua RT, Ketua RW imbaunya agar responsif terhadap pendatang di wilayah masing-masing. Ketua RT termasuk masyarakat sebutnya harus peka dengan pendatang.

Setiap pendatang yang masuk ke wilayah Tanahlaut terangnya harus diteliti tujuan kedatangan dan keluarga atau teman yang didatangi. Sehingga tak lagi terjadi pendatang yang justru melukai warga karena diduga ingin melarikan diri dari kejaran polisi.

"Masyarakat kita harus peduli dengan pendatang, harus diteliti betul alasan kedatangan orang dari luar," imbaunya.

Baca: Baru Pulang Haji, Rumah H Asrani Terbakar

Baca: Kehilangan Pekerjaan, Koperasi TKBM di Kalsel Minta Operasional Floating Crane Dikembalikan

Baca: Akhirnya Roger Danuarta dan Cut Meyriska Bulan Madu Setelah Temani Marcella Simon

Terkait adanya imbauan berhati-hati dari kepala desa untuk warga, ia mengatakan masyarakat sudah tak perlu khawatir lagi. Pasalnya kepolisian sedang memburu pelaku.

"Jangan takut bekerja di kebun lagi, karena semua sudah turun, dari Polda Kalsel, Kalteng dan dari Polres hingga Polsek," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Milna sari)
 

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved