Serambi Mekkah

Lab Inovasi di Kabupaten Banjar Telah Hasilkan Inovasi Sebanyak Ini

Laboratorium Inovasi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), secara nyata telah mampu memunculkan beragam inovasi.

Lab Inovasi di Kabupaten Banjar Telah Hasilkan Inovasi Sebanyak Ini
MC Dinas Kominfo Banjar
Narasumber dari LAN RI fokus memaparkan materi pada peserta Laboratorium Inovasi di Martapura, Selasa (10/92019) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Laboratorium Inovasi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), secara nyata telah mampu memunculkan beragam inovasi. Seluruhnya berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik.

"Semangat berinovasi di Kabupaten Banjar sangat tinggi. Ini tergambar dari banyaknya usulan ide inovasi. Sejak dimulainya Laboratorium Inovasi tahun 2017 lalu, saat ini setidaknya telah ada 268 ide inovasi," sebut Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar HM Hilman, Selasa (10/09/2019).

Hal itu disampaikan Sekda dalam sambutannya pada acara Laboratorium Inovasi dan Penyusunan Roadmap Inovasi di Mahligai Sultan Adam di lingkungan kediaman jabatan Bupati Banjar di kawasan Jalan A Yani, Martapura. Kegiatan itu dibuka oleh Sekda mewakili Bupati Banjar H Khalilurrahman.

Panitia penyelenggara kegiatan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Banjar menghadirkan perwakilan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia sebagai narasumber. Pejabat instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar juga turut hadir.

Membacakan sambutan tertulis Bupati, Hilman antara lain menegaskan Kabupaten Banjar merupakan salah satu dari beberapa kabupaten yang telah menjalin kerja sama dengan LAN untuk melaksanakan Laboratorium Inovasi di daerah.

“Kabupaten Banjar merupakan yang pertama. Komitmen kami bersedia dijadikan Laboratorium Inovasi yang ditandai penandatanganan MoU (memorandum of understanding) antara Pemkab Banjar dengan LAN pada 16 Maret 2017 lalu di Jakarta,” Sebutnya.

Hal tersebut sesuai Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Regulasi itu secara tegas mengamanatkan pemerintah daerah untuk mendorong dan menumbuhkembangkan inovasi publik.

Hal itu dimaksudkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui terobosan-terobosan baru yang dikembangkan melalui inovasi.

Ini teramat penting karena inovasi menjadi salah satu tool dalam mengakselerasi peningkatan daya saing Indonesia.

Sekda Banjar HM Hilman mewakili Bupati H Khalilurrahman menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Laboratorium Inovasi, Selasa (10/09/2019) pagi.
Sekda Banjar HM Hilman mewakili Bupati H Khalilurrahman menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Laboratorium Inovasi, Selasa (10/09/2019) pagi. (MC Dinas Kominfo Banjar)

Di antara sektor yang dituntut untuk melakukan inovasi secara akseleratif adalah sektor publik. Dalam hal ini Pemkab Banjar telah dan akan terus melakukannya.

“Kemudian setelah melalui beberapa tahapan tersebut, tersaring menjadi 104 inovasi dan telah di-launching pada tahun 2018 lalu,” tandasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran LAN atas bimbingan dan arahan sehingga Kabupaten Banjar dapat melaksanakan inovasi dengan hasil yang cukup menggembirakan di lingkup SKPD. Termasuk di lingkup kecamatan, kelurahan, RSU Ratu Zaleha, dan puskesmas. (aol)

(banjarmasinpostgroup/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved