Berita Tanahlaut

Dishub Tanahlaut Usulkan Bus Perintis Tujuan Batu Ampar dan Bajuin, Segini Tarifnya

Setelah mengoperasikan dua bus DAMRI perintis di Kabupaten Tanahlaut yaitu trayek Takisung dan Batakan Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahlaut

Dishub Tanahlaut Usulkan Bus Perintis Tujuan Batu Ampar dan Bajuin, Segini Tarifnya
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Bus perintis DAMRI parkir di halaman kantor Dishub Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Setelah mengoperasikan dua bus DAMRI perintis di Kabupaten Tanahlaut yaitu trayek Takisung dan Batakan Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahlaut akan menambah bus perintis lainnya untuk trayek baru.

Terang Kabid Hubungan Darat Dishub Tanahlaut, Yudrianoor pihaknya akan menambah bus untuk trayek baru yaitu Kecamatan Batu Ampar dan Kecamatan Bajuin.

"Tahun depan 2020 usulan ke Kementerian Perhubungan melalui Perum Damri Kalsel mengusulkan tambahan trayek tersebut," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id Rabu (11/9/2019).

Rute trayek baru rencananya dari Kecamatan Pelaihari menuju Kecamatan Batu Ampar hingga sampai ke bagian ujung desa di Kecamatan Batu Ampar, yakni Desa Damit Hulu. Sementara untuk rute Kecamatan Bajuin masih dalam tahap survei.

Baca: BREAKING NEWS Gadis Belia di HSS Ini Ditemukan Tergantung Pakai Tali Kerudung di Rumahnya

Baca: BJ Habibie Meninggal Dunia, Ini Fakta Percintaan Presiden ke 3 RI dengan Hasri Ainun Istrinya

Baca: Teror Mistis di Rumah Mewah Sule Ayah Rizky Febian, Ular Kepala Manusia Setelah Hantu Baju Merah

Sementara terkait tarif bus nantinya jelasnya akan dihitung per kilometer dan subsisdi. Namun kemungkinan tarif dakat tak jauh dengan bus sebelumnya yaitu Rp 7.000 per orang. Sementara dari Kecamatan Pelaihari sampai Desa Tanjung di Kecamatan Bajuin sebesar Rp 5.000 sampai Rp 6.000 per orang.

Dalam penetapan tarif subsidi sendiri oleh Kementerian Perhubungan RI melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalsel. BPTD juga sebagai penentu layak atau tidaknya armada, di awali dengan survei lokasi ke dua trayek baru tersebut.

"Dishub Tala hanya sebatas usul penambhan trayek, dan Perum Damri usul pengembangan trayek ke Kementetian Perhubungan," jelasnya.

Dengan adanya penambahan trayek baru ia berharap bisa berguna bagi masyarakat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

Sementara terkait trayek baru ini jelasnya memang tak ada tau Dinas Perhubungan tak mengeluarkan trayeknini di trayek umum. Sehingga takkan menganggu angkutan umum.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved