Berita Banjarmasin

Kalsel Percepat Persiapan Pembangunan Politeknik Peternakan di Tanahlaut

Walau Komisi-Komisi di DPRD Kalsel belum terbentuk, Anggota Dewan Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo sudah bersiap tancap has upayakan

Kalsel Percepat Persiapan Pembangunan Politeknik Peternakan di Tanahlaut
Banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walau Komisi-Komisi di DPRD Kalsel belum terbentuk, Anggota Dewan Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo sudah bersiap tancap has upayakan percepatan program Pembangunan Politeknik Peternakan di Kabupaten Tanahlaut, Kalsel.

Pasalnya menurut Imam, program tersebut sudah sejak Tahun 2017 lalu diupayakan Pemerintah Provinsi Kalsel.

Hal ini juga menjadi pokok pembahasan yang dibawa Imam bersama Anggota Komisi II lainnya ke Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kementrian Pertanian di hari terakhir masa jabatannya sebagai Anggota DPRD Kalsel Masa Jabatan 2014-2019 lalu.

Dari hasil komunikasi dengan pihak Kementrian, Imam nyatakan optimis realisasi pembangunan Politeknik Peternakan di Tanah Laut akan direalisasikan mulai Tahun 2020.

Baca: BREAKING NEWS Gadis Belia di HSS Ini Ditemukan Tergantung Pakai Tali Kerudung di Rumahnya

Baca: Sudah Tak Tahan Terpapar Debu Batu Bara, Warga Empat Desa Ngadu ke Bupati Batola

Baca: Tangkapan Maraton Sabu, Polres Banjar Bekuk Tiga Pelaku & 2 Pelaku Dibekuk di Cempaka Banjarbaru

Walau belum ada detil nilai anggaran yang diperlukan untuk membangun Politeknik Peternakan di Tanah Laut, namun menurut Imam biaya pembangunan akan dibebankan pada APBN.

Secara fisik, pembangunan Politeknik ini nantinya akan dilakukan masih di kawasan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian dan Peternakan Negeri (SMKPPN) Tanah Laut di Jalan Ahmad Yani Tanah Laut.

"Pembangunan dari APBN, rencananya di lahan di kawasan yang sama dengan SMK yang ada dan menggunakan kurang lebih 10 atau 20 hektar," kata Imam.

Politeknik Peternakan Negeri Tanah Laut menurut Imam direncanakan akan selenggarakan pendidikan tinggi D4 setara S1 yang siap memproduksi tenaga kompeten bidang Peternakan yang perkuat industri Peternakan di Kalsel

Pasalnya menurutnya, Kalsel selama ini belum dapat sepenuhnya secara konsisten memenuhi kebutuhan hasil Peternakan khususnya daging sapi atau kambing secara mandiri.

Apalagi menurutnya jika nanti Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur sudah sepenuhnya operasional, maka Kalsel berpeluang menjadi Provinsi penyangga Ibu Kota Negara termasuk dari aspek suplai daging sapi.

Sehingga kemajuan industri Peternakan di Kalsel dengan didorong sumber daya manusia sektor Peternakan yang handal seharusnya bisa menjadikan hal tersebut peluang bagi Banua.

Ia nyatakan langkah strategis selanjutnya bagi Pemerintah Provinsi Kalsel adalah untuk membentuk Tim khusus yang fokus untuk percepat persiapan pembangunan Politeknik tersebut.

"Karena ini melibatkan lebih dari satu Kementrian, termasuk Kementrian Pertanian dan Kementrian Pendidikan, supaya koordinasi bisa cepat harus dibentuk Tim. Karena kalau cuma Anggota Dewan akan sulit hanya fokus pada persiapan itu saja," kata Imam. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved