Bumi Murakata

Sekda HST HA Tamzil Hadiri Rapat Koordinasi Starnas PK, Tujuannya Ingin Pencegahan Korupsi

ekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, H A Tamzil didampingi Asisten Bidang Pemerintahan H Ainur Rafiq dan Asisten Bidang Ekonomi

Sekda HST HA Tamzil Hadiri Rapat Koordinasi Starnas PK, Tujuannya Ingin Pencegahan Korupsi
Humas Pemkab HST
Sekda Tamzil saat menghadiri Rapat Koordinasi Starnas PK. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI – Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, H A Tamzil didampingi Asisten Bidang Pemerintahan H Ainur Rafiq dan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan H Pandiansyah beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Capaian Kerja Aksi Strategi Nasional (Starnas) Pencegahan Korupsi (PK) ruang rapat Aberani Sulaiman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru (11/9/2019).

Sekda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, A Tamzil, meminta agar seluruh OPD terkait yang mengikuti rapat koordinasi tersebut akan mendapat informasi terbaru yang berharga dan bermanfaat dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi kolusi dan nepotisme.

“Agar mereka dapat membagi pengetahuan dan informasi kepada OPD yang belum berkesempatan mengikuti rapat,” bebernya.

Lebih dari itu selaras dengan arah kerja Starnas dalam aksi pencegahan korupsi,Tamzil mengharapkan agar pengadaan barang dan jasa serta sistem merit dan zona integritas pada SOP di HST dapat berlaku dan diterapkan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

“Agar tata pemerintahan yang baik dan bersih dalam melayani dapat berjalan secara efektif dan efisien sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Sementara itu Tenaga Ahli KPK, Hayidrali, mengakui bahwa pada satu sisi pertemuan tatap muka dalam monitoring dan evaluasi capaian kerja aksi Starnas lebih afektif daripada komunikasi melalui dunia maya secara online.

“Melalui komunikasi langsung terjalin hubungan ubungan yang intens,” katanya

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Haris Makkie, mengatakan bahwa komunikasi langsung ternyata lebih efektif daripada melalui digital yang mana kadangkala laporan tidak tersampaikan termasuk dalam monitoring dan evaluasi aksi pencegahan korupsi .

“Hal ini tidak lepas dari faktor psikologis dan geografis. Ia juga mengucapkan mengucapkan terimakasih atas komitmen strategi pencegahan korupsi seluruh pemerintah kabupaten kota di Kalsel,” katanya. (AOL/*)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved