Berita Kabupaten Banjar

Selama 13 Hari Razia Operasi Patuh Intan 2019, Segini Kendaraan Bermotor yang Kena Tilang di Banjar

Melalui keberhasilan penilangan sebanyak 2.000 lebih unit ranmor, secara langsung pihaknya mampu menekan tingkat kecelakaan di Kabupaten Banjar.

Selama 13 Hari Razia Operasi Patuh Intan 2019, Segini Kendaraan Bermotor yang Kena Tilang di Banjar
banjarmasinpost.co.id/idda royani
RAZIA - Anggota Satlantas Polres Banjar saat melaksanakan kegiatan Ops Patuh Intan Banjar 2019, kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Selama 13 hari pelaksanaan Operasi Patuh Intan Banjar 2019 hingga Selasa (10/09/2019) , cukup banyak kendaraan bermotor yang terjaring razia di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Sebanyak 2.000 lebih unit ranmor (kendaraan bermotor) yang terjaring razia," sebut Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Indra Agung Perdana Putra, Rabu (11/09/2019).

Indra mengatakan kesalahan atau pelanggaran pengendara yang terjaring razia (tilang) bervariasi. Di antaranya tak ketidaklengkapan surat menyurat kendaraan bermotor dan kelengkapan berkendara lainnya.

Melalui keberhasilan penilangan sebanyak 2.000 lebih unit ranmor tersebut, secara langsung pihaknya mampu menekan tingkat kecelakaan di Kabupaten Banjar.

"Terutama korban meninggal yang disebabkan oleh kecelakaan," timpalnya.

Baca: Kisah Peran Penting Sosok Pembantu Tim di Belakang Dapur Martapura FC Berlaga di Liga 2 2019

Dikatakannya, ranmor yang terjaring razia tersebut tidak hanya dari hasil giat Operasi Patuh Intan saja. Namun juga dari giat anggotanya yang melakukan penjaringan balap liar (bali) di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Banjar.

RAZIA OPERASI PATUH- Anggota SatLantas Polres Banjar saat melaksanakan kegiatan Ops Patuh Intan Banjar 2019, kemarin.
RAZIA OPERASI PATUH- Anggota SatLantas Polres Banjar saat melaksanakan kegiatan Ops Patuh Intan Banjar 2019, kemarin. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Lebih lanjut Indra menuturkan banyaknya ranmor yang terjaring razia tersebut bukan dikarenakan masyarakat Kabupaten Banjar tidak patuh. Namun karena anggota Satlantas Polres Banjar yang selalu sigap melakukan penindakan pelanggaran.

"Semoga pelaksanaan Operasi Patuh Intan 2019 ini, masyarakat di Kabupaten Banjar bisa lebih patuh dan juga tidak ada lagi balap liar di wilayah hukum Polres Banjar," harapnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved