Berita Banjarbaru

Waktu Mepet, Dewan Ingatkan Proyek yang Dikerjakan Pemko

Tersisa waktu ideal sekitar tiga bulan untuk pemanfaatan dana anggaran perubahan yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

Waktu Mepet, Dewan Ingatkan Proyek yang Dikerjakan Pemko
Humas Pemko Banjarbaru
Wakil Ketua DPRD Banjarbaru, Wartono. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU-Tersisa waktu ideal sekitar tiga bulan untuk pemanfaatan dana anggaran perubahan yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

Dengan sisa waktu yang relatif singkat itu, pihak legislatif menyarankan agar Pemko Banjarbaru memperhitungkan pembangunan fisik menggunakan anggaran perubahan.

Alasannya karena waktu yang dinilai terlalu mepet dan dikhawatirkan tidak terkejar untuk menyelesaikan proyek pembangunan.

"Sebagai masyarakat kita hanya bisa mengikuti aturan yang berlaku dan menyerahkan pembangunan kepada pihak pemerintah," kata Riska, Selasa, (10/9/2019).

Baca: Miliki Sejarah Ekonomi Syariah yang Besar, Banjarmasin didapuk Menjadi Tuan Rumah Fesyar-KTI 2019

Baca: Dinar Candy Sebut Ada Video Youtuber dan Seorang Wanita Saat Bebby Fey Diduga Tuduh Atta Halilintar

Baca: Video Simon Out Digaungkan Supporter Garuda di GBK, Skor Akhir Timnas Indonesia vs Thailand 0-3

Baca: Asetnya Telah Dilimpahkan Kementerian, Pasar Cempaka Segera Dikerjakan, Ditarget 2019 Akhir Siap

Warga Banjarbaru ini berharap pembangunan bisa dilakukan dengan maksimal baik dengan anggaran murni atau anggaran perubahan.

Wakil Ketua DPRD Banjarbaru, Wartono mengatakan bahwa tiap fraksi di DPRD Banjarbaru menyarankan agar Pemko Banjarbaru bisa menghindari pembangunan fisik dari dana anggaran perubahan.

"Perubahan waktunya relatif singkat, jadi disarankan untuk kegiatan-kegiatan yang skala prioritas dan urgent," katanya.

Pihaknya menyarankan untuk kegiatan infrastruktur disarankan dihindari, soalnya hanya tiga bulan.

"Ditakutkan tidak mencukupi dan tidak selesai lalu menyebabkan potensi Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran)," katanya.

Kadis PUPR Banjarbaru Jaya Kresna menyambut positif dengan saran dan masukkan dari pihak legislatif.

Terkait usulan di rapat paripurna untuk menghindari pembangunan fisik dari dana anggaran perubahan,
Jaya memahami hal tersebut.

Baca: Kunjungi Rumah Noviyanti Korban Baku Tembak, Bupati Sukamta Minta Keluarga Tabah dan Ikhlas

Baca: Cuaca Panas Makin Menjadi, BPBD Terus Pantau Perkembangan Karhutla di HSU

Baca: Kim Kardashian Dinyatakan Positif Idap Lupus, Simak Penyebab dan Gejala Penyakit Lupus

Namun hal tersebut dalam konteks usulan. Namun pihaknya berpendapat, bila SKPD teknis sanggup, maka tidak akan berpotensi jadi masalah dengan rentang waktu yang dianggap mepet.

"Kalau memang cukup saja waktunya, ya tentu kita kerjakan kalau memang ada proyek pembangunan . Kalau rekan-rekan (dewan) kan mewanti-wanti, takutnya tidak selesai agar jangan dipaksakan," tambahnya. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved