Berita Tapin

36 Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten di Tapin Dibekali Materi Lingkungan

Sebanyak 36 sekolah dari jenjang SD, SLTP dan SLTA sederajat di Kabupaten Tapin dikumpulkan di Pendopo Balahendang Rantau

36 Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten di Tapin Dibekali Materi Lingkungan
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Sebanyak 36 Sekolah Calon Adiwiyata di Kabupaten Tapin dikumpulkan untuk menyimak materi lingkungan di Pendopo Balahendang Rantau, Kamis (12/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak 36 sekolah dari jenjang SD, SLTP dan SLTA sederajat di Kabupaten Tapin dikumpulkan di Pendopo Balahendang Rantau, Kamis (12/9/2019).

Sebagai calon sekolah adiwiyata, mereka dibekali pengelolaan lingkungan di sekolah.

Noor Anna, Kepala Seksi Pemantauan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin, menjelaskan dari 36 sekolah itu hanya tiga sekolah calon Adiwiyata Mandiri, selebihnya calon sekolah Adiwiyata.

Tiga sekolah calon Adiwiyata Mandiri itu adalah SMAN 1 Rantau, SMPN 1 Binuang dan SMPN 1 Tapin Selatan.

Menurut Noor Anna, materi yang disampaikan berkaitan dengan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.

Baca: Pasang Tiang Atap Rumah, Tukang Kayu di Banjarmasin Tewas Tersengat Listrik

Baca: Lokasi Rumah Baru Ashanty dan Anang Jika Pindah Pasca Ibu Aurel Hermansyah Ingin Jual Rumah Cinere

Baca: Ombak 3 Meter, PT ASDP Batulicin Tunda Keberangkatan KM Awu-Awu, 18 Truk Parkir di Pelabuhan

Baca: Rencanakan Aksi di Tanjung, Dua Sindikat Curat Nasabah Bank di Palangkaraya Dibekuk Polres Tabalong

Itu diharapkan usai pertemuan, para kepala sekolah dan tim Adiwiyata sekolah mentransfer kembali pengetahuan yang didapat kepada warga sekolahnya masing-masing.

"Hasil dari pertemuan itu bagaimana warga sekolah calon Adiwiyata memiliki karakter menjaga lingkungan di sekolahnya. Lebih peduli dan punya budaya lingkungan sehingga memunculkan karakter warga sekolah yang menjaga lingkungan sekolahnya," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Menurut Noor Anna, sekolah Adiwiyata Mandiri saat ini lebih mudah melakukan imbasan sekolah karena hanya dibatasi dua sekolah tidak lagi harus sepuluh sekolah.

Materi yang disampaikan dalam pertemuan itu, berkaitan dengan pemilihan dan pengolahan sampah, bank sampah dan pengurangan sampah plastik di calon sekolah Adiwiyata.

Baca: Berangkat ke Yordan, Yahya Bawa Abon Sambal Terasi

Baca: BREAKING NEWS : Heli Water Boombing Mendarat Darurat di Cempaka, Banjarbaru

Baca: Kondisi Bayi Kembar Ammar Zoni Pasca Irish Bella Alami Pendarahan Diungkap, Ibel Minta Doa

Seusai pertemuan itu, 36 calom sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Tapin itu akan dievaluasi dan dinilai tim Adiwiyata Kabupaten Tapin pada November ini.

Bupati Tapin HM Arifin yang akan memberikan penghargaan dan hadiah bagi sekolah yang berhasil meraih predikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Tapin. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved