Berita Tapin

Belasan Hektare Kebun Karet Terbakar di Suato Tatakan Tapin Selatan

Belasan hektare lahan kebun karet terbakar di RT 2 Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan

Belasan Hektare Kebun Karet Terbakar di Suato Tatakan Tapin Selatan
Dari BPBD Tapin untuk BPost
Kebakaran lahan melanda perkebunan karet milik warga di Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Kamis (12/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Belasan hektare lahan kebun karet terbakar di RT 2 Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (12/9/2019) sekitar pukul 16.00 Wita.

Ahmad Yani, Kepala Desa Suato Tatakan mengatakan diperkirakan puluhan hektare lahan kebun karet milik warga yang terbakar.

Dari luasan itu, ungkap Ahmad Yani, sebagian besar adalah kebun karet yang masih disadap warganya, sebagian besar karetnya sudah tua dan sebagai lagi semak belukar.

Ahmad Yani menduga asal api berasal dari lubang bekas tambang yang terbakar. Api itu diduga terbang ditiup angin hingga membakar semak belukar yang bersebelahan dengan perkebunan karet.

Baca: Tertangkap di Kalsel, Dua Sindikat Curat Nasabah BCA Dibawa ke Palangkaraya

Baca: Pengorbanan Roger Danuarta & Cut Meyriska Agar Dapat Bayi Kembar seperti Syahnaz dan Irish Bella

Baca: Ardan Aras Diincar PSS Sleman, Ini Kata Pelatih Martapura FC

Baca: Jadwal MotoGP San Marino 2019 Live Trans7, Seniman Langganan Valentino Rossi Siapkan Dekorasi Khusus

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari laporan Posdalops BPBD Tapin, akses menembus titik nol musibah kebakaran hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua.

Tidak ada sumber air di kawasan yang terbakar menyulitkan tim BPBD Kabupaten Tapin melakukan pemadaman sehingga petugas hanya mampu mendokumentasikan kebakaran tersebut.

Sementara itu, peristiwa kebakaran lahan sempat menggegerkan warga di Jalan Bir Ali, Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, sekitar pukul 14.00 Wita.

Wahyudin Noor, Wakil Kepala SMPN 2 Rantau mengaku kaget karena lokasi kebakaran lahan berdekatan dengan tempat tinggalnya.

Hutan bambu yang terbakar itu hanya ratusan mater dari rumahnya, sehingga bergegas meninggalkan tempatnya mengajar di SMPN 2 Rantau.

Kebakaran lahan di Jalan Bir Ali menggegerkan warga Kelurahan  Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Kamis (12/9/2019)
Kebakaran lahan di Jalan Bir Ali menggegerkan warga Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Kamis (12/9/2019) (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Beruntung barisan pemadam kebakaran dari Mandala yang markasnya di persimpangan jalan Bir Ali cepat tanggap memadamkan kebakaran lahan sehingga apinya tak membesar merembet ke permukiman.

Baca: Firasat? Pesan BJ Habibie Sebelum Meninggal Dunia ke Dita Soedarjo, Mantan Denny Sumargo Ungkap Ini

Baca: Delay 4 Jam dari Jakarta, Wakapolri : Harus Ada Terobosan Gandeng Petani Agar Tak Bakar Lahan

Baca: Heli Water Bombing Mendarat Darurat di Cempaka, Polisi dan TNI Sterilkan Lokasi, Ini Kata Kapolsek

Wahyudi Noor mengimbau musim kemarau ini warga perlu waspada bahaya kebakaran lahan karena dampak luar biasa.

Ia mengaku senang dan berterimakasih karena BPK Mandala yang terdekat dengan lokasi kebakaran lahan langsung melakukan upaya antisipasi membantu tugas penanggulangan bencana.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved