Berita Tanahlaut

Dua Eks Kades Terpidana Konsultasi ke Dinas Desa, Bakal Mencalonkan Diri

Adanya aturan baru terkait mantan kepal desa yang pernah tersandung pidana boleh mengikuti pemilihan kepala desa di Kabupaten Tanahlaut

Dua Eks Kades Terpidana Konsultasi ke Dinas Desa, Bakal Mencalonkan Diri
Istimewa
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Adanya aturan baru terkait mantan kepal desa yang pernah tersandung pidana boleh mengikuti pemilihan kepala desa di Kabupaten Tanahlaut membuat beberapa eks kepala desa terpidana sudah melakukan konsultasi terkait aturan tersebut.

"Sudah ada dua orang yang konsultasi ke Dinas PMD," ujar Kabid Bina Pemerintahan Desa dan Kelurahan, Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanahlaut, Agus Setyo kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (11/9/2019).

Dua orang tersebut rencananya akan mendaftar menjadi bakal calon kepala desa di wilayah Kecamatan Bumi Makmur.

"Iya Bumi Makmur tapi sekarang kami tidak tau apakah yang bersangkutan sudah mendarat atau belum," sebutnya.

Dalam Perda 7 2019 terkait pemilu Kepala Desa disebutkan pendaftar bakal calon kepala desa yang pernah terpidana harus sudah menyelesaikan masa hukuman minimal lima tahun sebelum pendaftaran. Atau ada jeda lima tahun setelah menjalani hukumanan kemudian mendaftar diri.

Selain itu pendaftar juga bukan pelaku tindak pidana berulang atau residivis. Ditambah lagi pendaftar eks narapidana harus memasang iklan di surat kabar terkait dirinya yang seorang mantan narapidana.

Saat ini Pemkab Tanahlaut tengah membuka pendaftaran bakal calon kepala desa dari tanggal 4 September hingga 16 September.

Tahun ini ada 52 desa yang akan melakukan pemilihan kepala desa. Terdiri dari Kecamatan Batu Ampar satu desa, Pelaihari 10 desa, Bumi Makmur enam, Kurau delapan, Bati-bati enam, Tambang Ulang dua, Bajuin dua, Tangkisung dua, Panyipatan delapan, Jorong empat, dan Kintap tiga desa.

Baca: Hari Terakhir Razia Patuh Intan, Segini Total Pelanggaran di HST, Alasannya Banyak Lupa Bawa Dompet

Baca: Timnas CP Football Indonesia Bertanding di Jordan Open CP Football, 4 Pemain Kalsel Ambil Bagian

Baca: Rasa Sesal Raffi Ahmad Tak Pacari Marshanda Bukan Laudya Cynthia Bella, Tanggapan Nagita Slavina?

Ketua panitia pemilihan kepala desa Kabupaten Tanahlaut Bambang Kusudarisman mengatakan nama DPT kini sudah dipajang di kantor desa dan diharapkan warga melihat daftar DPT untuk memeriksa namanya terdaftar atau tidak.

Berbeda dengan aturan pendaftaran, pelaksanaan teknis pemilihan kepala desa tak ada yang berubah. Namun berkaca dari kejadian pemilu kepala desa tahun lalu yang harus diadakan penghitungan di 10 desa membuat panitia harus mengevaluasi pelipatan surat suara .

"Kita harapkan kejadian penghitungan ulang tak terjadi lagi di tahun ini," jelasnya.

Pihaknya ujarnya akan belajar melipat surat suara di KPU sehingga tak terjadi lagi kesalahan mencoblos oleh warga dimana pemilih tercoblos dua pasangan karena lembar surat suara yang masih terlipat atau tak dibuka semua.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved