Kriminalitas Kalteng

Jual Obat Tanpa Izin Edar, Perempuan Paruh Baya Ini Diamankan Petugas Polres Kotim

Seorang wanita bernama Rustaniah alias Irus berumur 55 tahun tidak tamat SLTP berstatus ibu rumah tangga, warga Jalan Suli Komplek Pepabari

Jual Obat Tanpa Izin Edar, Perempuan Paruh Baya Ini Diamankan Petugas Polres Kotim
Polres Kotim
Pelaku pengedar obat tanpa izin edar diamankan polisi bersama barang bukti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Seorang wanita bernama Rustaniah alias Irus berumur 55 tahun tidak tamat SLTP berstatus ibu rumah tangga, warga Jalan Suli Komplek Pepabari No 234 Sampit RT 020, RW 008 Kelurahan Mentawa Baru Hulu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng, hingga, Kamis (12/9/2019) masih menjalani proses hukum di Polres Kotim

Wanita ini, diproses hukum oleh polisi lantaran, mengedarkan atau menyediakan farmasi ,obat tradisional termasuk jamu tanpa ijin edar sebanyak 59 jenis , yakni 3.835 pack, atau 23.783 bungkus 1.659 botol di rumahnya, sehingga diamankan polisi, karena membahayakan konsumen,karena menjual tanpa izin resmi.

Selama ini, pelaku menjalankan bisnisnya di rumahnya di Jalan Suli Komplek Pebari No 234, RT 020 RW.008 Kelurahan MB Hulu Kecamatan MB Ketapang Sampit Kabupaten Kotim, Kalteng. Barang bukti yang diamankan polisi antara lain,

Baca: Terungkap Pesan Terakhir BJ Habibie untuk Sang Cucu Terkait Sepak Bola

Baca: Kabut Asap Kian Memekat, Begini Saran Mahasiswa Cantik Martapura Ini untuk Pemerintah dan Masyarakat

Baca: Jelang MotoGP San Marino 2019 - Maverick Vinales Bertekad Menjadi Pembalap Nomor Satu di Yamaha

Informsi dari Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, mengatakan, satuan Reserse Narkoba Polres Kotim, mendapatkan informasi dari warga terkait penjualan obat tanpa izin edar tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan oleh petugas kepolisian, sehongga berhasil mengamankan pelaku.

"Petugas kami menunjukkan surat perintah tugas disaksikan Ketua RT setempat, untuk melakukan penggeledahan didalam rumah yang ditempati pelaku , petugas menemukan 59 jenis obat-obatan termasuk obat tradisional berbagai macam merek dan barang bukti lainnya.Dia dan barbuk kami bawa ke Polres untuk proses hukum," ujarnya.

Polisi mengenakan undang-undang kesehatan terhadap tindakan pelaku yang mengedarkanbobat-obatan tanpa izin edar tersebut.

"Pasal yang disangkakan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan," ujar Rommel.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved