Berita Tapin

STIT Assuniyyah Tambarangan Gelar Kuliah Perdana di Pendopo Balahendang Rantau

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Assuniyyah sukses menggelar kuliah perdana di Pendopo Balahendang Rantau, Rabu (11/9/2019) lalu.

STIT Assuniyyah Tambarangan Gelar Kuliah Perdana di Pendopo Balahendang Rantau
istimewa/STIT Assuniyyah
Civitas akademika STIT Assuniyyah Tambarangan menggelar kuliah perdana di Pendopo Balahendang Rantau, Rabu (11/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Assuniyyah sukses menggelar kuliah perdana di Pendopo Balahendang Rantau, Rabu (11/9/2019) lalu.

Kuliah perdana menghadirkan narasumber dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Prof Dr Mujiburrahman, MA yang mengangkat tema, "Tantangan dan peluang era digital bagi perguruan tinggi Islam".

Bupati Tapin HM Arifin Arpan diwakili Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Muzakkir Astam berkenan membuka kuliah perdana tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Tapin HM Arifin Arpan atasnama Pemerintah Kabupaten Tapin menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan seluruh pihak civitas akademika yang telah menyiapkan perkuliahan perdana.

Baca: Angka Penderita Diare di HST Sempat Mengalami Kenaikan, ISPA Mulai Melonjak Akibat Kabut Asap

Bupati berharap kuliah perdana tak hanya sebagai wahana untuk bertukar pikiran, ajang silaturahmi dan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan sekaligus mampu membuka wawasan di kalangan mahasiswa.

"Dengan perkuliahan perdana berharap adik-adik mahasiswa bisa menjadi generasi penerus berkualitas yang memiliki kecerdasan spiritual dan leadership untuk membangun kejayaan Indonesia dan dapat mengubah nasib negeri ini khususnya daerah kita yang sangat kita banggakan ini" katanya Bupati Tapin dibacakan Muzzakir Astam.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan meminta mahasiswa memanfaatkan kegiatan kuliah umum iti dengan sebaik mungkin sehingga dapat menjadi bekal dalam menjalankan perkuliahan maupun kehidupan sehari-hari.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ma'arif Assuniyyah Tambarangan, KH Imansyah Amir Lc mengatakan, mendirikan perguruan tinggi cukup lama sekitar lima tahun.

Baca: Belasan Peserta Didik MTsN 1 Kapuas Terima Bantuan dari Kepsek Tepat di 10 Muharram 1441 Hijriyah

Namun, baru tahun ini berdiri sendiri dengan memulai perkuliahan perdana untuk satu jurusan yaitu pendidikan agama islam.

Sebelumnya sudah ada STIT Assuniyyah Tambarangan masih bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Ulum Hulu Sungai Selatan, karena ijin operasional belum terbit.

"Dengan dibukanya STIT Assuniyyah Tambarangan tentunya sebagai pilihan bagi warga Tapin meneruskan pendidikannya ke tingkat tinggi, tidak perlu lagi jauh-jauh keluar daerah cukup dalam negeri sendiri dalam menempuh pendidikan agama Islam," katanya.

Ketua STIT Assuniyyah Tambarangan, M Iqbal menjelaskan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan perdana sebanyak 29 mahasiswa untuk jurusan Pendidikan Agama Islam.

Kemudian, 51 mahasiswa yang masih kerjasama dengan STIT Darul Ulum HSS jadi totalnya sebanyak 80 mahasiswa semester ganjil tahun akademik 2019-2020. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved