Banjarbaru Pemenang 2019

Wali Kota Banjarbaru Sosialisasikan KTR di Aula Dinas Pendidikan Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani turun langsung mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR)ke seluruh sekolah

Wali Kota Banjarbaru Sosialisasikan KTR di Aula Dinas Pendidikan Banjarbaru
Humas Pemko Banjarbaru
Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani serahkan penghargaan dalam acara sosialisasi KTR 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU-Pemerintah Kota Banjarbaru terus melakukan sosialisasi Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah disahkan sejak tahun 2017 lalu.

Rabu, (12/9/2019) kemarin, sosialisasi dilakukan kepada kepala sekolah dari tingkat SD sederajat hingga SMA sederajat se-Kota Banjarbaru di Aula Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan atau mempromosikan produk tembakau.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani turun langsung untuk melakukan sosialisasi bersama Kepala Dinas Pendidikan, M Aswan, para dokter dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam penjelasannya, H Nadjmi Adhani memaparkan alasan di balik disahkannya Peraturan Daerah ini. Perda ini adalah amanat UUD 1945 dan amanat Undang-undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009.

Selain itu, setiap orang memiliki hak asasi untuk memperoleh kesehatan dan bekerja di lingkungan yang sehat.
Oleh karenanya, Perda ini akan melindungi masyarakat Banjarbaru dari bahaya asap rokok, meningkatkan kesehatan, dan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut H Nadjmi Adhani, sosialiasi ini akan terus dilakukan hingga November 2019. Targetnya, semua pengelola fasilitas publik mengetahui Perda ini.

Sosialisasi Perda KTR kepada kepala sekolah se Kota Banjarbaru
Sosialisasi Perda KTR kepada kepala sekolah se Kota Banjarbaru (Humas Pemko Banjarbaru)

Tempat fasilitas umum seperti fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, di angkutan umum, tempat kerja, tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan.

Ruang publik yang dinyatakan bebas asap rokok yakni tidak ditemukan orang merokok, tidak ditemukan ruang merokok di dalam gedung, tidak tercium bau rokok, tidak ditemukan puntung rokok, tidak ditemukan penjual rokok, tidak ditemukan asbak atau korek api untuk merokok dan tidak ditemukan iklan atau promosi rokok.

Selain mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), pada kesempatan itu, Wali Kota Banjarbaru juga memberikan penghargaan kepada SDN 4 Loktabat Utara, SMP TK Possion Destiny, SMK Garuda Mahardika dan SMK Borneo Lestari sebagai sekolah yang telah mengimplementasikan Perda nomor 12 tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok.(AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved