Berita Balangan

Bakar Lahan untuk Tempat Bertani, Kepala Desa Liyu Awasi Prosesnya Bersama Masyarakat Peduli Api

Pada sejumlah desa di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan kerab melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan baru sebagai tempat bercocok tanam.

Bakar Lahan untuk Tempat Bertani, Kepala Desa Liyu Awasi Prosesnya Bersama Masyarakat Peduli Api
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Warga Desa Liyu melakukan pembakaran lahan untuk kembali digunakan sebagai lokasi bertani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pada sejumlah desa di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan kerab melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan baru sebagai tempat bercocok tanam.

Hal itulah yang dilakoni warga Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Karena sudah dilakukan sejak masa ke masa, pimpinan desa setempat pun enggan melarang warga untuk pembukaan lahan tersebut.

Terlebih membakar lahan dianggap cara efektif untuk membersihkan lokasi yang akan ditanami.

"Kalau minta izin, kemana juga? dan mungkin akan dilarang. Tapi paling tidak warga menginformasikan apabila mereka hendak membakar lahan," ucap Kepala Desa Liyu, Sukri.

Baca: Daftar Pengorbanan Mulan Jameela Saat Manajemen Artis RCM Milik Ahmad Dhani Dikabarkan Bangkrut

Baca: Sinyal Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Saat di New York, Berujung di Tempat Keluarga Reino Barack

Baca: Kumatnya Ashanty Saat Habis Obat Diungkap Aurel Hermansyah, Anang Sampai Menghindar

Sebutnya, di Desa Liyu sudah dibentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) yang beranggotakan beberapa orang warga.

Sehingga apabila ada yang melakukan pembakaran lahan, MPA pun akan langsung turun ke lokasi menjaga nyala api.

Lama proses pembakaran ujar Sukri paling maksimal setengah jam, lebih dari itu, sudah tidak diperbolehkan dan wajib dimatikan.

Selain itu untuk luas lahan pun tidak boleh lebih dari setengah hektare dalam satu hari.

Sehingga dari luas desa yang ada, secara bergantian warga menjadwalkan agenda untuk membakar lahan.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved