Ekonomi dan Bisnis

Dorong IKM Kalimantan Selatan Go-Digital, Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian Bakal Bangun ini

Demi mendorong peningkatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kementerian Perindustrian Direktorat Jenderal (Ditjen)

Dorong IKM Kalimantan Selatan Go-Digital, Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian Bakal Bangun ini
banjarmasinpost.co.id/mariana
Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih saat memaparkan perkembangan IKM di Indonesia dalam acara e-Smart IKM Expo 2019 bertajuk IKM Go Digital, bertempat di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Jumat (13/9/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Demi mendorong peningkatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kementerian Perindustrian Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) berencana membangun Material Center di Banjarmasin.

Adanya Material Center dapat memudahkan para pelaku IKM untuk memenuhi kebutuhan terkait produksi barang atau produk yang sedang dikembangkan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) IKMA, Gati Wibawaningsih dalam kegiatan e-Smart IKM Expo 2019 bertajuk IKM Go Digital, bertempat di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Jumat (13/9/2019).

Saat ini di Kalimantan belum ada Material Center, sementara sudah ada di Tegal penyediaan Material Center logam dan Surabaya penyediaan benang.

Baca: Percintaan Raffi Ahmad dan Adik Asty Ananta Dibongkar, Suami Nagita Slavina Sampai Tak Berkutik

Baca: Bukti Natasha Wilona Masih Perhatian pada Verrell Bramasta, Lakukan Ini Saat Ultah sang Mantan

Baca: Merry Siap Jadi Asisten Bu Dendy, Tak Jadi Kembali pada Raffi Ahmad dan Nagita Slavina?

Baca: Youtuber Bule Sebut Barbie Kumalasari Sengaja Ingin Dihujat Saat Tampil Bareng Boy William

"Selain Sasirangan, Kalsel khususnya Banjarmasin bisa lebih mengembangkan kerajinan lampit rotan yang cukup potensial," ujarnya.

Terkait permodalan yang kerap menjadi kendala pagi pelaku IKM, dalam e-Smart IKM Expo 2019, Ditjen IKMA menghadirkan fintech seperti Alumnia yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi keuangan selain KUR.

"Pembelajaran dari workshop seperti ini yang perlu didorong, bagaimana pelaku IKM dapat memanfaatkan gadget lebih efisien dan produktif," imbuhnya.

Melalui kebijakan e-Smart IKM, pihaknya memberikan jaminan produk, jaminan keamanan dan jaminan standard. Konsep dari pembinaan e-Smart IKM ini kita balik dari hilir ke hulu.

Pada kesempatan tersebut, dihadirkan para stakeholder, antara lain dari pihak marketplace, perbankan, financial technology, dan perusahaan Enterprise Resource Planning (ERP) untuk IKM.
Gati menegaskan kegiatan ini merupakan salah satu Langkah strategis yang sesuai dengan salah satu program prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0, yakni memberdayakan IKM melalui pemanfaatan teknologi terkini.

Diakuinya, IKM di wilayah Kalimantan Selatan memiliki potensi dan harus di tingkatkan untuk semakin dipacu serta didorong pengembangannya melalui pemanfaatan teknologi digital.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved