Berita HST

Dorong Optimalisasi Alsintan, BPP Ilung Gelar Pertemuan Dengan Petani

BPP ILung menggelar pertemuan dengan petani untuk mensosialisasikan penggunaan alsintan

Dorong Optimalisasi Alsintan, BPP Ilung Gelar Pertemuan Dengan Petani
Dari Wahyudin untuk BPost
Simulasi penggunaan hand traktor 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) belum dimaksimalkan oleh para petani.

Sebagian besar petani hanya menggunakan hand traktor untuk mengolah tanah bagi tanaman padi.

Padahal, alsintan seperti hand tranktor dapat dipergunakan untuk pertanian lainnya. Seperti pertanian holtikultura.

Penyuluh Pertanian Suberdaya Balai Penyuluhan Pertanian Ilung, Wahyuddin Noor, membeberkan jika banyaj faktor penyebab alsitan tidak digunakan maksimal.

Baca: Uang Saku Rafathar Saat Bersekolah Terungkap, Raffi Ahmad & Nagita Slavina Langsung Jadi Sorotan

Baca: Kebakaran Lahan Hanguskan Perkebunan Cabai Rawit Hiyung di Tapin, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Baca: Bangunan Lama Tak Bisa Diperbaiki, Pelayanan Pustu Pasar Jati Terpaksa Nyewa Rumah Warga

Baca: Hibur Anak-anak Korban Kebakaran Alalak, Kalsel Peduli dan ACT Kalsel Gelar Dongeng Kemanusiaan

Seperti operator belum terampil, organisasi alsintan yang belum tertata rapi, persepsi keliru petani.

"Bahkan anggapan masyarakat jika alsintan merusak lapangan kerja yang sudah ada. Pemikiran ini yang harus diubah," jelasnya.

Tak hanya itu, petani juga menganggap penggunaan alsintan perlu dana yang besar.

Menurutnya, persepsi tersebut salah. Bahkan, hand traktor dapat dimanfaatkan untuk membuat bedengan tanah. Tanpa mengolahnya menggunakan cangkul.

"Selama ini hand traktor cuma mengolah tanah saja. Padahal membuat bedengan untuk budidaya hortikultura juga bisa. Kalau manual menggunakan cangkul atau menggunakan cultivator akan membuang waktu, teknis, dan biayam

Operator Alsintan Desa Labunganak, Syahruni, mengaku bedengan dapat dibuat menggunakan hand traktor.

"Hanya perlu di ubah di bagian pengatur tuas rotary dan penataan posisi pisau rotary maka bisa digunakan membuat bedengan," bebernya.

Baca: Gangguan Pelakor pada Cut Meyriska & Roger Danuarta yang Baru Nikah, Muncul Saat Bulan Madu

Baca: Jadwal Live Liga Inggris Pekan 5 di TVRI & Mola TV, MU vs Leicester City & Liverpool vs Newcastle

Baca: Menu Baru Chiken Drumstick, Ada Voucher Renang Gratis Transaksi Minimal Rp 250.000

Kabid P3 Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hairi Rusydi, berharap operator maupun perwakilan gapoktan dapat mengoptimalkan pemanfaatan alsintan.

Ketua Gapoktan Pancar Usaha, Arifiniansyah, berharap dengan teknologi tersebut dapat mendukung kegiatan budidaya hortikultura..

"Ini bisa menekan biaya pengolahan lahan dan pembuatan bedengan," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved