Bulutangkis

PB Djarum dan KPAI Sepakat Terkait 4 Poin, PBSI Mengakui Tak Punya Dana untuk Bina Usia Dini

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Achmad Budiharto mengaku senang dengan berakhirnya polemik

PB Djarum dan KPAI Sepakat Terkait 4 Poin, PBSI Mengakui Tak Punya Dana untuk Bina Usia Dini
wiwidbola
Para peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 di Cirebon. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Achmad Budiharto mengaku senang dengan berakhirnya polemik antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

PB Djarum dan KPAI telah mencapai kata sepakat terkait perselisihan yang terjadi di antara mereka akhir-akhir ini.

Dalam pertemuan yang dimediasi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, Kamis (12/9/2019), tersusunlah empat poin kesepakatan menyangkut audisi umum yang dilakukan PB Djarum.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, PB Djarum bersedia untuk melepas semua atribut yang berkaitan dengan brand image rokok Djarum dalam menyelenggarakan audisi umum tahun ini.

Baca: Barcelona Dikalahkan Liverpool di Liga Champions, Jadi Pelajaran Tak Terlupakan Bagi Lionel Messi

Baca: BREAKING NEWS - Polisi Bekuk Pencuri Uang Nasabah di Palangkaraya, Sempat Ditransfer ke Palembang

Baca: Wakili Kalsel di Ajang Pelajar Pelopor di Jakarta Oktober Nanti, Ini Temuan Inovasi Nur Izzaty

Di sisi lain, KPAI juga setuju untuk mencabut surat permintaan penghentian audisi umum yang sempat mereka layangkan kepada PB Djarum beberapa waktu lalu.

Sementara itu, PB Djarum masih akan berdiskusi mengenai pelaksanaan audisi umum tahun depan.

Atas kesepakatan yang telah dicapai ini, Achmad Budiharto mengaku bahagia.

Dikutip Bolasport.com dari Kompas.com, sosok yang akrab disapa Budi itu menjelaskan pentingnya keikutsertaan perusahaan swasta dalam pengembangan olahraga bulu tangkis di Indonesia.

Menurut dia, induk olahraga bulu tangkis Indonesia ini masih memiliki keterbatasan dana sehingga membutuhkan dukungan pihak swasta.

"PBSI pada dasarnya tidak memungkinkan membina dari usia dini. Yang bisa dilakukan adalah optimalisasi prestasi setelah menjadi juara," ujar Budi.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved