Berita Tanahbumbu

Pemkab Tanahbumbu Terus Optimalkan Sinergitas dan Kegiatan SKPD untuk Pencegahan Stunting

Peringkat satu se-Kalimantan Selatan terkait pelaksanaan program percepatan pencegahan stunting, ternyata belum membuat Pemerintah

Pemkab Tanahbumbu Terus Optimalkan Sinergitas dan Kegiatan SKPD untuk Pencegahan Stunting
Diskominfo Tanahbumbu
Sekretaris Daerah H Rooswandi Salem saat melakukan pertemuan dengan tim terpadu percepatan pencegahan stunting nasional 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Peringkat satu se-Kalimantan Selatan terkait pelaksanaan program percepatan pencegahan stunting, ternyata belum membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu merasa puas.

Kebelumpuasan kabupaten Berjuluk Bumi Bersujud ini bukan tanpa alasan, pun meski berhasil menurunkan angka prevalensi stunting di Tanahbumbu secara signifikan.

Namun menyusul adanya keinginan dan komitmen yang kuat pemerintah daerah menekan sekecil mungkin angka persentasi stunting, bahkan sampai angka nol persen kasus stunting.

Semangat keinginan yang kuat untuk menekan angka stunting hingga nol persen, selain dipacu keberhasilan Tanahbumbu sebagai peringkat terbaik se-Kalimantan Selatan.

Baca: Penghormatan Terakhir untuk Putra Terbaik Bangsa, Warga Australia Ungkap Kekaguman kepada BJ Habibie

Baca: UPDATE Kabut Asap di Kalteng, Sekolah Kembali Undur Jam Masuk, Asap Menyebar ke Seluruh Wilayah

Baca: RESMI! Irjen Firli Jadi Ketua KPK, Inilah Profil 5 Pimpinan KPK Terpilih Periode 2019-2023

Namun peringkat terbaik yang diraih, terus memotivasi Tanahbumbu salah-satu kabupaten di Indonesia yang masuk daftar evaluasi tim evaluator percepatan pencegahan stunting nasional.

Tim terdiri dari Sekretariat Negara (Setneg), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) serta pihak Bank Dunia.

Menjadi kebanggaan bagi Pemkab Tanahbumbu. Pasalnya, kunjungan tim terpadu sejak 9 sampai 13 September 2019 untuk mengemban misi khusus, juga memberikan dukungan implementasi (Implementation Support Mision/ ISM).

Tujuannya selain memantau perkembangan pelaksanaan program percepatan pencegahan stunting daerah. Tim nasional juga mengidentifikasi dukungan untuk perbaikan yang perlu dilakukan.

Sekretaris Daerah Tanahbumbu H Rooswandi Salem, membenarkan tamu kehormatan tersebut merupakan tim terpadu terkait penanganan stunting secara nasional.

"Mereka datang karena Bumi Bersujud dinilai sukses menjalankan program penanganan stunting. Dengan strategi yang cukup efektif, maka angka prevalensi stunting turun derastis," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved