Serambi Mekkah

Penghapusan Jamban Apung di Kabupaten Banjar Diapresiasi Tim Verifikasi KKS, Ini Alasannya

Perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Adhy Prasetyo Widodo (Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat 2019), mengapresiasi kegiatan penghapusan

Penghapusan Jamban Apung di Kabupaten Banjar Diapresiasi Tim Verifikasi KKS, Ini Alasannya
Kominfo Kabupaten Banjar
Suasana acara penyambutan Tim Pusat Verifikasi Lapangan Penilaian Swastisaba Kabupaten-Kota Sehat 2019 di Pendopo, Kamis (12/9). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Adhy Prasetyo Widodo (Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat 2019), mengapresiasi kegiatan penghapusan jamban yang menjadi salah satu program unggulan di Kabupaten Banjar.

Apalagi program tersebut melibatkan peran serta masyarakat yang secara sadar turut membokar jamban apung. Ini menandakan program tersebut tersosialisasi secara baik sehingga mendapar respons positif dari lapisan masyarakat.

Adhi mengatakan hal penting lainnya yang perlu dimaknai pada program tersebut yakni implementasinya tak sekadar fokus pada pembongkaran fisik jamban. Tapi, juga menumbuhkan karakter atau perilaku hidup yang lebih baik (sehat).

Kampung Dongeng di Sungaiparaing turut dikunjungi oleh perwakilan Kemenkes RI Adhy Prasetyo Widodo (Tim Verifikasi KKS 2019) berkunjung ke Kampung Dongeng di Sungaiparing.
Kampung Dongeng di Sungaiparaing turut dikunjungi oleh perwakilan Kemenkes RI Adhy Prasetyo Widodo (Tim Verifikasi KKS 2019) berkunjung ke Kampung Dongeng di Sungaiparing. (Kominfo Kabupaten Banjar)

"Mengubah karakter itulah hal yang sangat sulit. Namun Pemkab Banjar mampu melakukannya, terbukti besarnya dukungan masyarakat pada pelaksanaannya. Masyarakat membantu pembongkaran jambannya mereka sendiri," tandas Adhy, Kamis (12/09/2019), di Martapura.

Lebih lanjut ia mengatakan pada kegiatan verifikasi ini pihaknya akan melihat sumber air bersih di Bendung Intan. Pihaknya perlu mengetahui sejauh mana pengelolaannya.

Keluarga besar SMPN 3 ceria berpose bersama Adhy Prasetyo Widodo, perwakilan Kemenkes RI.
Keluarga besar SMPN 3 ceria berpose bersama Adhy Prasetyo Widodo, perwakilan Kemenkes RI. (Kominfo Kabupaten Banjar)

Karena itu, peninjauan penting dilakukan supaya bisa diketahui sanitasi masyarakat di Banjar telah bagus termasuk air bersih dan air minum apakah telah cukup bagus.

Pasalnya, hal itu merupakan aspek utama terhadap kesehatan. “Kami juga mengapresiasi produksi gas metana di TPA Cahaya Kencana di daerah ini. Meski memang daya bahannya tidak sebesar elpiji, tapi itu sudah bagus,”ungkapnya

Pelajar SMPN 3 Martapura menjelaskan pengelolaan bank sampah kepada Adhy Prasetyo Widodo, perwakilan dari Kemenkes RI.
Pelajar SMPN 3 Martapura menjelaskan pengelolaan bank sampah kepada Adhy Prasetyo Widodo, perwakilan dari Kemenkes RI. (Kominfo Kabupaten Banjar)

Ia juga berhapan kegiatan verifikasi terlaksana lancar, termasuk agenda turun ke lapangan. "Mudah-mudahan daerah ini bisa mendapatkan Swastisaba tahun 2019 sebagai kabupaten/kota sehat tingkat nasional," pungkasnya. (AOL/*)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved