Berita HSS

Setahun Bertugas di HSS, 16 Dokter Internship Pamitan

Setalah setahun bekerja, 16 dokter peserta program internship yang bertugas di HSS pamitan

Setahun Bertugas di HSS, 16 Dokter Internship Pamitan
Dari Protokol dan Kehumasan Pemkab HSS untuk BPost
Dokter Insternshif dari berbagai daerah di Indonesia yang selama setahun bertugas di HSS melalui program internshif, pamit ke Pemkab HSS dan dilepas Wabup HSS, Jumat (13/9/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Sebanyak 16 dokter peserta program internship angkatan III kelombang pertama 2018 yang bertugas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berakhir masa tugasnya.

Merekapun pamit ke jajaran pemerintahan HSS, dan pelepasan dilakukan Jumat (13/9/2019) oleh  Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad, di ruang transit Lantai I Kantor Sekretariat Daerah.

 Para dokter didampingi  Kepala Dinas Kesehatan dr Hj Siti Zainab, Direktur RSUD Hassan Basry Kandangan dr  H Rasyidah serta para dokter pendamping internship.

Kadinkes  Siti Zainab, pada kesempatan itu melaporkan,  dokter intership telah mengabdi di HSS sejak 18 September 2018. Akan berakhir pada  17 September 2019 mendatang.

Baca: Penampakan Ratusan Pesawat Pasca BJ Habibie Dimakamkan, Juga Muncul di Kuburan Presiden Ke-3 RI

Baca: Hasil Babak Pertama Martapura FC vs Persis Solo : 1-0 , Erwin Gutawa Cetak Gol

Baca: Hadapi Bencana Asap Karhutla dan Kekeringan, Kemenag Kalsel Bentuk Satgas Doa, Ini Perannya

Baca: Guru ini Mulai Risau Tapaki Jalan Martapuralama, Begini Penyebabnya

 Para dokter muda tersebut telah menyelesaikan semua kegiatannya selama 12 bulan, delapan bulan bertugas di wahana rumah sakit untuk penilaian kinerja profesional usaha kesehatan perorangan (UKP).

Sisanya empat bulan, di wahana puskesmas-puskesmas  untuk penilaian kinerja profesional usaha kesehatan masyarakat (UKM).

 Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad menyampaikan penghargaan atas pengabdian para dokter internship selama setahun melayani kesehatan warga HSS.

“Kami atas nama jajaran Pemkab HSS sangat terbantu keberadaan dokter intership,”ujarnya. 

Menurut Wabup,  program dokter internship, prinsipnya menselaraskan pengetahuan yang dipelajari secara teori, dengan real praktiknya.

 Persoalan di kedokteran yang juga memengaruhi adalah, persoalan kejiwaan antara pasien dengan dokter dan perawat.

Baca: Usai Salat Jumat, Bupati dan MUI Imbau Jamaah Seluruh Masjid di HSS Salat Hajat Minta Hujan

Baca: Bukti Natasha Wilona Masih Perhatian pada Verrell Bramasta, Lakukan Ini Saat Ultah sang Mantan

Baca: Sekarang! Live Streaming Latihan Bebas MotoGP San Marino Italia 2019, Valentino Rossi Optimis

“Semoga pengalaman yang telah didapat menjadi pelengkap saat menjadi dokter umum,”katanya.

Syamsuri pun menyatakan,  jika ada masukan atau rekomendasi yang ingin disampaikan kepada Pemkab HSS , pihaknya terbuka menerima, demi perbaikan di masa mendatang.

Terakhir Wabup berharap jalinan silaturahmi dengan para dokter intership ini tetap terjalin. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved