Berita Banjarmasin

Sosialisasikan Program Jaminan Pensiun, BPJS Ketenagakerjaan : Seluruh Karyawan Wajib Diikutsertakan

Program keempat BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Pensiun bertujuan untuk menjamin masa purna tugas pekerja swasta

Sosialisasikan Program Jaminan Pensiun, BPJS Ketenagakerjaan : Seluruh Karyawan Wajib Diikutsertakan
Banjarmasinporst.co.id/Mariana
Kegiatan sosialisasi Law Enforcement Terhadap Perusahaan PDS Program Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin, di GSign Hotel Banjarmasin, Kamis (12/9/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memberikan perlindungan bagi para pekerja melalui regulasi yang mengikat bagi seluruh perusahaan.

Program keempat BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Pensiun bertujuan untuk menjamin masa purna tugas pekerja swasta yang juga akan menikmati penghasilan bulanan layaknya pensiunan PNS.

Hal ini diungkapkan Asisten Deputi Direktur Bidang Wasrik dan Managemen Resiko BPJS Wilayah Kalimantan, Wolter Sigalingging dalam kegiatan Law Enforcement Terhadap Perusahaan PDS Program Jaminan Pensiun, di GSign Hotel Banjarmasin, Kamis (12/9/2019).

"Program Jaminan Pensiun ini terbilang baru dan terus kami sosialisasikan, sejauh ini perusahaan-perusahaan besar sudah patuh terhadap peraturan yang sesuai undang-undang ini," ucapnya.

Baca: Resmi Dibuka, Produk UMKM dan Perbankan Syariah Tersaji dalam Stand Expo Fesyar-KTI 2019

Baca: Dua Warga Kaltim Ditangkap Edarkan Narkoba, Polisi Amankan 4 Paket Besar Sabu dan 300 Butir Ekstasi

Baca: Pemicu Sebenarnya Kemarahan Nikita Mirzani pada Elza Syarief di Acara Hotman Paris Show Terungkap

Baca: NEWSVIDEO : Kunjungi Kalsel Terkait Karhutla Di Kalsel, Pesawat Wakapolri Delay Karena Kabut Asap

Jaminan Pensiun hampir sama dengan jaminan hari tua PNS yakni apabila sudah memasuki masa pensiun maka akan mendapatkan penghasilan bulanan.

Ditambahkannya, apabila penerima Jaminan Pensiun meninggal dunia, maka akan diwariskan ke istri dan anak kandung, jika memiliki lebih dari satu anak, anak pertama meninggal akan diteruskan ke anak kedua dan seterusnya. Sehingga semua anggota merasakan manfaatnya.

"Dulu dana pensiun hanya ada pada PNS, adanya program Jaminan Pensiunan BPJS Ketenagakerjaan maka maka pekerja swasta juga mendapatkan dana pensiun sehingga tidak ada lagi diskriminasi," kata Wolter.

Program ini bersifat wajib sesuai peraturan perundang-undangan dan dijamin oleh kejaksaan sebagai pengacara negara.

Apabila diabaikan maka perusahaan tersebut akan mendapat teguran, kemudian denda, dan pembubaran atau pembekuan.

Baca: Jelang Kalteng Putra vs Persebaya Surabaya, Kabut Asap Selimuti Stadion Tuah Pahoe

Baca: Belasan Hektare Kebun Karet Terbakar di Suato Tatakan Tapin Selatan

Baca: Tertangkap di Kalsel, Dua Sindikat Curat Nasabah BCA Dibawa ke Palangkaraya

"Iuran pembayaran per bulan dipatok 3 persen dari upah, 2 persen dibayarkan perusahaan, dan 1 persen dibayar karyawan, namun ada batas maksimumnya upah yang dihitung senilai Rp 8 juta, walaupun upah yang diterima Rp 10-50 juta tetap dihitung batas maksimumnya Rp 8 juta, sehingga tidak terlalu memberatkan masyarakat," jelasnya.

Adanya sosialisasi ini dia berharap perusahaan swasta dapat mengikutsertakan seluruh karyawannya dalam program Jaminan Pensiun demi melindungi hak-hak pekerja. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved