Berita Kabupaten Banjar

Wakili Kalsel di Ajang Pelajar Pelopor di Jakarta Oktober Nanti, Ini Temuan Inovasi Nur Izzaty

Sein kiri, beloknya ke kanan. Perilaku pengendara seperti ini kerap terjumpai di jalan raya.

Wakili Kalsel di Ajang Pelajar Pelopor di Jakarta Oktober Nanti, Ini Temuan Inovasi Nur Izzaty
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Nur Izzaty memperlihatkan karya inovasinya yakni lampu sein otomatis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sein kiri, beloknya ke kanan. Perilaku pengendara seperti ini kerap terjumpai di jalan raya.

Hal ini yang menginspirasi Nur Izzaty mengotak-atik sistem elektrikal pada kendaraan bermotor hingga akhirnya ia terpilih mewakili Banua ke ajang bergengsi di Jakarta.

Pelajar kelas XI Jurusan IPS Ponpes Darul Hijrah Putri, Cindaialus, Martapura, Kabupaten Banjar, ini memenangi pemilihan Pelajar Pelopor 2019 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Selanjutnya pada 7-11 Oktober mendatang ia akan mengikuti ajang tersebut di tingkat nasional mewakili Kalsel.

Pada ajang yang dihelat Kementerian Perhubungan itu, gadis kelahiran Palangkaraya 18 Desember 2003 ini melakukan rekayasa lampu sein kendaraan roda dua. Ia menyempurnakan sistem nyala lampu penanda belok tersebut.

Baca: Belum Berizin, Kapal Fery Teluk Gosong - Pulau Sebuku Belum Bisa Beroperasi

Baca: Dikeroyok Hingga Alami Luka Tusuk, Begini Kondisi Aktivis HMI Kota Lubuklinggau

Baca: Sosialisasikan Program Jaminan Pensiun, BPJS Ketenagakerjaan : Seluruh Karyawan Wajib Diikutsertakan

"Lampu seinnya saya rancang mati secara otomatis setelah 17 detik atau sejauh jarak 50 meter sebelum dan setelah berbelok. Ini jarak aman sesuai aturan kelalulintasan," ucap Izzaty, Kamis (12/09/2019).

Hal yang mendasarinya melakukan rekayasa elektrikal sepeda motor tersebut lantaran kadang di jalan raya sejumlah pengendara lupa mematikan lampu sein.

"Lampu sein atau retingnya yang kedip-kedip sebelah kiri, tapi kemudian berbelok ke kanan. Itu kan sangat membahayakan, bisa kecelakaan," tutur Izzaty.

Karena itulah ia kemudian berpikir untuk mencari cara mengatasi hal tersebut yakni mematikan lampu sein secara otomatis. Kebetulan ada ajang pemilihan Pemuda Pelopor, Izzaty pun kian semangat mewujudkan inovasinya itu dibantu guru pembimbingnya; Bakarudin, Sri Eni, dan satu orang lainnya.

Sekitar satu bulan sejak awal Juli 2019 Izzaty merampungkan inovasi automatic off sein system on motorcycle as leadership for road safety in Banjar country itu. Dana yang terkuras sebesar Rp 593 ribu untuk ujicoba dan biaya peralatan seperti arduino uno (micro controller) dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved