Berita Banjarbaru

Dewan Perwakilan Wilayah DPW InWOCNA Kalsel Resmi Dilantik

Seminar & workshop, keperawatan eksistensi & peran perawat luka, ostoma, continensia dalam menyongsong tren praktik mandiri perawat di era revolusi

Dewan Perwakilan Wilayah DPW InWOCNA Kalsel Resmi Dilantik
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Seminar & workshop keperawatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seminar & workshop, keperawatan eksistensi & peran perawat luka, ostoma, continensia dalam menyongsong tren praktik mandiri perawat di era revolusi industri 4.0, Sabtu, (14/9), dilaksanakan di Novotel Hotel Banjarmasin

Kegiatan dilaksanakan oleh Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) InWOCNA (Indonesian Wound Ostonomy Continence Nurse Association) kerjasama dengan DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kalsel.

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, baik mahasiswa dan perawat yang ada di Kalsel.

Selain seminar dan workshop, kegiatan itu dirangkai pelantikan DPW InWOCNA Provinsi Kalsel periode 2019-2024 yang diketuai Ns Endang Sri Ningsih.

Baca: Cara Aurel Hermansyah Hadapi Haters Tuai Pujian, Balasan Putri Sambung Ashanty

Baca: Dijual Calo ke Perusahaan Kapal, 3 Siswa SMK di Yogyakarta Ini 9 Tahun Hilang

Baca: Saling Beri Kode Luna Maya dan Faisal Nasimuddin, Mantan Reino Barack Tuliskan I Love You

Baca: Drama Syahrini dan Reino Barack Saat Tangan Kakak Aisyahrani Tertusuk Serpihan Kayu

Untuk kegiatan seminar menghadirkan tiga narasumber yakni Ketua DPP InWOCNA Suriadi, dengan materi yang disampaikan terkait dengan eksistensi dan peran InWOCNA dalam keperawatan luka di Indonesia.

Ketua DPW InWOCNA Kalsel Ns Endang Sri Ningsih dengan materi seminar yang disampaikan terkait dengan managemen terkini dalam perawatan luka.

"Semoga dengan dilantiknya InWOCNA Kalsel bisa mengakomodir para perawat luka yang ada di Kalsel. Sehingga bisa menjembatani aspirasi dan keinginan para perawat luka di Kalsel ke pengurus pusat," katanya.

Narasumber terakhir yakni Ketua DPW PPNI Kalsel H Sirajudin Noor, dengan materi yang disampaikan peluang dan trend praktik mandiri perawat dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Ketua panitia kegiatan, Muhmmad Fakhruddin Noor, mengatakan, para peserta yang mengikuti seminar berasal dari berbagai kalangan.

Baik dari mahasiswa keperawatan, dosen keperawatan, praktisi kesehatan baik dari dinas kesehatan, rumah sakit, fasilitas kesehatan dan praktik mandiri.

"Kegiatan ini sebagai wadah untuk sharing pengetahuan dan wawasan terkait dengan ilmu keperawatan," katanya.

Diharapkan apa yang disampaikan oleh para narasumber bisa menjadi wawasan dan mendapatkan ilmu pengetahuan yang nantinya bisa membantu kinerja para perawat saat bekerja.

Selain kegiatan seminar dan pelantikan, pada Minggu, (15/9) hingga Rabu, (18/9) akan dilaksanakan kegiatan pelatihan BCWCN (Basic Certified Wound Care Nursing) di Bapelkes Banjarbaru.

(banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved