Berita Kabupaten Banjar

Dinkes Sedia 70 Ribu Masker, Asap Kian Pekat, Kabupaten Banjar Tak Ada Kebijakan Aturan Jam Sekolah

Namun hingga kini belum ada seruan atau arahan dari Pemkab Banjar mengenai aturan jam sekolah mengingat suasana pagi sudah terganggu kabut asap.

Dinkes Sedia 70 Ribu Masker, Asap Kian Pekat, Kabupaten Banjar Tak Ada Kebijakan Aturan Jam Sekolah
HO/Dinkes Banjar
Petugas dari Dinkes Banjar membagikan masker untuk mengantisipasi kabut asap kepada pengendara di Martapura, Sabtu (14/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabut asap makin terasa pekat dirasakan masyarakat, bahkan sudah membuat sesak suasana pagi di Martapura dan sekitarnya. Mengganggu aktivitas warga khususnya anak yang akan berangkat sekolah.

Namun hingga kini belum ada seruan atau arahan dari Pemkab Banjar mengenai aturan jam sekolah mengingat suasana pagi sudah terganggu kabut asap.

"Kami masih mengamati keadaan dan secara situasional bila membahayakan ke anak didik akan digeser atau diliburkan. Yang pasti saat ini dilakukan pembagian masker," ucap Sekretaris Daerah Banjar HM Hilman, Sabtu (14/9).

Kabut asap pekat seperti yang terasa pada Sabtu pagi, di sekitaran cindaialus, juga di kawasan jalan veteran perbatasan kelurahan keraton dan desa sungaisipai, Martapura.

Baca: Kabut Asap, Disdik Banjarbaru Kirim Surat Edaran Minta Sekolah Menggeser Jam Masuk

Di kawasan itu kabut asap terasa sejak pukul 06.00 WITA dan pengendara harus ekstra hati-hati ketika di jalanan.

"Terkait libur sekolah ulun koordinasikan dengan dinas pendidikan," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah.

Dinas kesehatan mencatat, Di wilayah Kabupaten Banjar, ada beberapa tempat yang diselimuti asap seperti wilayah Kecamatan Gambut, Sungaitabuk, Kertakhanyar, dan Martapura Barat. Meski saputan asap tak separah di kawasan Lianganggang dan Batibati (Kabupaten Tanahlaut), namun tetap saja menyebabkan gangguan kesehatan.

Penderita penyakit inpeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pun menanjak. sejak Januari 2019 hingga saat ini (pekan pertama September) jumlah total penderita ISPA di Kabupaten Banjar sebanyak 1.543 orang. Penderitanya ada yang anak-anak maupun dewasa.

Baca: Wali Kota Banjarbaru Perintahkan Buat Jalan Terobosan Menuju Titik Karhutla Daerah Tak Terjangkau

Penderita ISPA terbanyak di wilayah Kecamatan Sungaitabuk yakni 263 orang dan terendah di Kecamatan Aluhaluh yakni 74 orang.

Masker telah didistribusikan ke seluruh puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjar dan telah dibagikan kepada masyarakat. Stok masker juga masih aman di kantor Dinkes Banjar.

"Masker yang kami bagikan hampir 12 ribu, rata-rata setiap pembagian 200 - 300 lembar masker. Persedian masker 70 ribu, " katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved