Kenapa Lemak dan Gula Sama Buruknya untuk Kesehatan? Pakar Medis Ungkap ini

Dilansir laman Health Cleveland, American Heart Association (AHA) mengungkapkan, kedua komponen makanan tersebut sama buruknya.

Kenapa Lemak dan Gula Sama Buruknya untuk Kesehatan? Pakar Medis Ungkap ini
internet
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ada banyak informasi soal hal-hal negatif tentang lemak dan gula.

Saking banyaknya, kadang sukar untuk membandingkan, mana yang lebih berbahaya.

Dilansir laman Health Cleveland, American Heart Association (AHA) mengungkapkan, kedua komponen makanan tersebut sama buruknya.

"Baik lemak mau pun gula tidak baik untuk kamu," kata preventive cardiology dietitian Kate Patton, RD, LD.

"Namun, yang kita bicarakan di sini adalah tentang lemak jenuh, lemak trans, dan gula tambahan. Di sinilah letak beberapa kebingungan."

Lemak mana yang buruk? Lemak jenuh dan lemak trans memiliki reputasi buruk.

Keduanya mendorong terciptanya kolesterol low-density lipoprotein (LDL), jenis yang menyebabkan penyakit arteri koroner (CAD).

Baca: Keindahan Planet Saturnus Tertangkap Kamera Antariksa saat Berada dalam Radius Terdekat dengan Bumi

Baca: Potret Miris di Makam BJ Habibie dan Kesaksian Penggali Kubur Suami Ainun

Baca: Masih TK Rafathar Dapat Uang Saku dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Ini Besarannya

Baca: Pamer Kekayaan Mertua, Syahrini Hemat 200 Juta Karena Orangtua Reino Barack

Lemak trans meningkatkan kadar kolesterol LDL, menurunkan kadar kolesterol baik, HDL; dan menyebabkan peradangan, yang mempercepat perkembangan penyakit arteri koroner.

Lemak jenuh ditemukan terutama dalam produk hewani.

Jenis lemak itu juga ditemukan dalam minyak tertentu yang berasal dari tanaman, termasuk minyak kelapa dan minyak sawit.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved