Berita Internasional

Pihak Keluarga Korban Desak Pemerintah Saudi Ungkap Identitas Pejabat yang Terlibat Serangan 9/11

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan akan mengungkap identitas seorang pejabat Arab Saudi yang selama ini disebut-sebut memiliki

Pihak Keluarga Korban Desak Pemerintah Saudi Ungkap Identitas Pejabat yang Terlibat Serangan 9/11
kompas.com/AFP/NICHOLAS KAMM
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania mengheningkan cipta di Sayap Selatan Gedung Putih dalam peringatan 18 tahun tragedi 11 September 2001, atau 9/11, pada 11 September 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan akan mengungkap identitas seorang pejabat Arab Saudi yang selama ini disebut-sebut memiliki keterlibatan dalam serangan teror pada 11 September 2001.

Pihak departemen mengatakan bakal menyampaikan informasi tersebut kepada pengacara yang mewakili keluarga para korban.

Namun tidak jelas apakah informasi yang sama akan diungkapkan kepada publik.

Pada 11 September 2001, sekelompok teroris membajak pesawat penumpang dan menabrakkannya ke gedung World Trade Center (WTC) di New York dan juga markas Pentagon di Washington.

Satu pesawat lain juga dibajak dan dijatuhkan di sebuah ladang di Pennsylvania.

Baca: Sparta Anjng yang Serang ART Sampai Tewas Diserahkan ke Unit K9, Begini Reaksi Bima Aryo

Baca: Rida Temui Kenyataan Putrinya Tewas Dianiaya Ibu Tirinya, Sempat Mimpi Sang Anak Minta Digendong

Baca: Ini Besaran Uang Saku Rafathar yang Sekolah TK dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Pemerintah Arab Saudi selalu membantah tudingan telah terlibat atau memiliki hubungan dengan para pelaku pembajakan pesawat, yang diklaim dilakukan oleh Al Qaeda.

Dilansir BBC, sebanyak 15 dari 19 pelaku pembajakan pesawat oleh Al Qaeda yang melancarkan serangan teror diketahui merupakan warga Arab Saudi.

Namun pada 2004, sebuah komisi yang dibentuk Kongres AS untuk menyelidiki insiden 9/11 mengaku tidak menemukan bukti keterlibatan pemerintah Saudi dalam mendanai Al-Qaeda.

Kendati demikian, sebuah laporan oleh Biro Investigasi Federal (FBI) pada 2012, mengungkapkan bahwa mereka sedang menyelidiki dua individu berkewarganegaraan Arab Saudi yang diduga membantu serangan.

Kedua individu tersebut diungkapkan sebagai Fahad al-Thumairy dan Omar Ahmed al-Bayoumi.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved