Berita Regional

Anak Kepala Dinas di Sumsel Gantung Diri di Kamar Kos, Tinggalkan Surat Wasiat untuk Orangtua

Namun yang jelas M Satria Erlangga, demikian nama anak dari salah Kepala Dinas itu, meninggalkan surat wasit untuk keluarga.

Anak Kepala Dinas di Sumsel Gantung Diri di Kamar Kos, Tinggalkan Surat Wasiat untuk Orangtua
Haris Widodo/Sriwijaya Post
Anak Kepala Dinas di Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan, Tewas Gantung Diri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALEMBANG - Tragis, anak seorang kepala dinas di Sumatera Selatan (Sumsel) ditemukan tewas gantung diri.

Dilansir dari SriwijayaPost.com, hingga kini belum diketahui apa sebabnya M Satria Erlangga, Anak Kepala Dinas di Sumsel ini tewas bunuh diri.

Namun yang jelas M Satria Erlangga, demikian nama anak dari salah Kepala Dinas itu, meninggalkan surat wasit untuk keluarga.

M Satria Erlangga ditemukan tewas gantung diri dengan kondisi tergantung atau Tewas Gantung Diri di kamar Kost Panut Hartono Jalan Srijaya Negara.

M Satria Erlangga, merupakan salah satu dari mahasiswa dari perguruan negeri di Palembang.

Baca: Cinta Lain BJ Habibie Sebelum Bertemu Ainun Buat Ibunda Susul ke Jerman

Baca: Emosi Raffi Ahmad Usir Lucinta Luna di Panggung Pesbukers, Ruben Onsu Sindir Artis Baru

Baca: Foto Syur Diterima Kontak Bebby Fey Malah Diblok Youtuber, Emosi Sang DJ Beberkan Sosok Pria ini

Seperti diketahui, M Satria Erlangga ditemukan Tewas Gantung Diri dan juga meninggalkan surat wasiat kepada orang tuanya di kamar kos tempatnya berdomisi.

Pantauan Sripoku.com, Sabtu (14/9/20190 Terlihat susana haru di Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara dari keluarga korban M Satria Erlangga dimana keponakkannya tersebut meninggal sore tadi.

Kapolsek Ilit Barat I, Kompol Masnoni mengatakan bahwa peristiwa bunuh diri sore tadi dimana korban ditemukan bunuh diri dengan cara gantung diri.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.30 Wib dimana teman satu kostnya berinisiatif melihat korban dikarenakan dari pagi korban tidak keluar dari kosan.

Selanjutnya, naik ke lantai 2 dan memanggil korban tetapi tidak ada jawaban. Merasa curiga dan langsung membuka kamar kosan,"ujar Masnoni.

Baca: Banyak Titik Api Terdeteksi di Tapin, BPBD Turun Membagikan 1.000 Masker

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved