Berita Jakarta

Berputar 1 Jam di Angkasa, Pesawat Garuda dari Jakarta Tertunda Mendarat di Bandara Syamsudin Noor

Pesawat Garuda Indonesia kode penerbangan GA-530 rute Jakarta - Banjarmasin berputar-putar di angkasa kurang lebih satu jam saa ingin mendarat

Berputar 1 Jam di Angkasa, Pesawat Garuda dari Jakarta Tertunda Mendarat di Bandara Syamsudin Noor
pegipegi
Garuda Indonesia 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pesawat Garuda Indonesia kode penerbangan GA-530 rute Jakarta - Banjarmasin berputar-putar di angkasa kurang lebih satu jam saa ingin mendarat di Bandara Syamsudin Noor.

Oleh karena jarak pandang terbatas kabut tebal, penerbangan terpaksa tertunda landing.

Pesawat yang lepas landas dari Bandara Sorkarno Hatta, Cengkareng, Banten, Sabtu (14/9/2019) pukul 05:40 mengalami penundaan pendaratan di Bandara Syamsudin Noor.

Baca: Citilink Juga Batalkan Jadwal Terbang ke Banjarmasin, Palangkaraya & Samarinda, Gara-gara Kabut Asap

Baca: BREAKING NEWS - Garuda Indonesia Batalkan 12 Penerbangan ke Kalimantan, Ini Daftar Lengakapnya

Baca: LIVE beIn Sports 2! Link Live Streaming Hellas Verona vs AC Milan di Liga Italia, Cek Cara Nonton

Batalkan 12 Penerbangan

Akibat terdampak kabut asap yang mengakibatkan jarak pandang penerbangan yang terbatas, Maskapai Nasional Garuda Indonesia Minggu (15/9/2019) membatalkan sedikitnya 12 penerbangan.

Penerbangan ini mayoritas merupakan rute dengan tujuan di Kalimantan. Pembatalan penerbangan tersebut sejalan dengan komitmen maskapai untuk senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan khususnya dengan jarak pandang penerbangan yang terbatas yang berisiko terhadap keberlangsungan operasional penerbangan.

Lebih lanjut, untuk memastikan kesiapan dan keselamatan operasional penerbangan, sejumlah penerbangan Garuda Indonesia turut mengalami keterlambatan maupun pengalihan penerbangan.

"Berbagai antisipasi tersebut turut berdampak terhadap sejumlah rotasi penerbangan, untuk itu kami mengimbau penumpang untuk melakukan pengecekan secara berkala jadwal penerbangan mereka," jelas Ikhsan seperti termuat dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (15/9/2019).

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami juga telah mempersiapkan contingency plan untuk penanganan penerbangan yang terdampak termasuk penanganan penumpang," katanya.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved