Berita Kalteng

IDI Kotim Bagi-bagi Masker Gratis di Jalanan, Politisi PDIP Usulkan ini

Kebakaran lahan dan hutan yang semakin sporadis terjadi di Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, membuat kabut asap

IDI Kotim Bagi-bagi Masker Gratis di Jalanan, Politisi PDIP Usulkan ini
tribunkalteng.co/fathurahman
IDI Kotim, membagikan ribuan masker penutup hidung secara gratis di jalan umum di Sampit, Minggu (15/9/2019) erumahan atau rumah toko (ruko) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Kebakaran lahan dan hutan yang semakin sporadis terjadi di Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, membuat kabut asap semakin parah menyelimuti Bumi Tambun Bungai.

Ikatan Dokter Indoensia (IDI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Minggu (15/9/2019) membagikan ribuan masker untuk di pinggiran jalan di Sampit, gratis kepada pengendara.

Hosnan perwakilan IDI Kotim, mengatakan, pembagian masker secara gratis sebagai upaya mengurangi dampak kesehatan yang melanda warga Kotim karena banyak terserang ISPA.

"Ini kami bagikan karena kabut asap makin parah," ujarnya.

Baca: Cinta Lain BJ Habibie Sebelum Bertemu Ainun Buat Ibunda Susul ke Jerman

Baca: Foto Syur Diterima Kontak Bebby Fey Malah Diblok Youtuber, Emosi Sang DJ Beberkan Sosok Pria ini

Baca: Kelakuan Farhat Abbas di Eropa Dibongkar Nikita Mirzani dan Hotman Paris Kompak Serang Teman Elza

Sementara itu, kebakaran lahan yang terjadi di Palangkaraya membuat Wali Kota Palangkaraya juga meliburkan proses belajar mengajar di sekolah.

"Saya berharap Lahan yang sengaja dibakar atau terbakar di kota Palangkaraya, jangan diterbitkan izin garap dan bangun selama 20 tahun. Demikian juga dengan pajak tanah atau bumi dan bangunan dinaikan 200% selama 5 tahun sebagai kompensasi kepada masyarakat yang telah dipaksa menghirup racun asap," ujar anggota DPRD Sigit Wido, politisi PDIP.

Pengurus Tim Sepak Bola Kalteng Putra ini, menilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan para pemilik lahan, sebab tak menutup kemungkinan lahan-lahan di Palangkaraya yqng terbakar, pada satu hingga dua tahun nanti dibangun perumahan atau rumah toko (ruko).

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved