Berita Banjarmasin

Pemprov Anggarkan Dana Keamanan Pilkada Kalsel 2020 Rp 19 Miliar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Peraturan Daerah (Perda) mencadangkan dana sebesar kurang lebih Rp 210 miliar

Pemprov Anggarkan Dana Keamanan Pilkada Kalsel 2020 Rp 19 Miliar
banjarmasinpost.co.id/acm
Kepala Bakeuda Kalsel, Aminudin Latif 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Peraturan Daerah (Perda) mencadangkan dana sebesar kurang lebih Rp 210 miliar untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalsel 2020.

Namun jumlah tersebut ternyata belum meliputi seluruh dana yang dikeluarkan Pemprov Kalsel untuk selenggarakan ajang lima tahunan ini.

Karena di luar dana cadangan, Pemprov juga anggarkan dana untuk berbagai pos pengeluaran lainnya masih seputar Pilkada 2020.

Diantaranya untuk pengamanan rangkaian Pilkada meliputi tahap persiapan dan pelaksanaan dianggarkan dana sebesar kurang lebih Rp 19 miliar.

Baca: Diam-diam Adik Raffi Ahmad, Nisya Sakit Parah Hingga Buat Kakak Syahnaz Sering Pingsan

Baca: Tersangka Veronica Koman Buka Suara Soal Saldo Rekeningnya, Akui Pernah Menarik Uang di Papua

Baca: Jadwal Pertemuan Syahrini dan Luna Maya di Trans7 Saingi Nagita Slavina, Istri Raffi Ahmad

Baca: Berani Buka-bukaan Soal Internal KPK Alasan Utama DPR Pilih Alexander Marwata Wakil Pimpinan KPK

Dijelaskan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel, Aminudin Latif, dana tersebut nantinya dikucurkan dengan format belanja tidak langsung berupa hibah.

Dimana aspek pengamanan tahapan persiapan dan penyelenggaraan Pilkada 2020 akan ditangani oleh unsur gabungan termasuk TNI-Polri.

Satpol PP dan Pemadam Kebakaran juga rencananya akan dapatkan alokasi dana sebesar Rp 6 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

SKPD yang menjadi leading sector pada penyelenggaraan Pilkada yaitu Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 1,2 miliar.

Dana tersebut diantaranya diperuntukkan untuk kegiatan sosialisasi Pilkada Kalsel 2020 serta kesetaraan gender dan jabatan politik.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalsel juga mendapatkan alokasi anggaran lain di luar dana cadangan untuk tahapan awal persiapan penyelenggaraan Pilkada 2020.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved